Beranda Jabar Kader PDIP Desak DPC Segera PAW Dua Anggota DPRD Subang, Diduga Langgar...

Kader PDIP Desak DPC Segera PAW Dua Anggota DPRD Subang, Diduga Langgar Aturan Partai

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Sejumlah kader dan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan (PDIP) dari beberapa kecamatan mendesak pimpinan DPC PDIP agar memecat dan melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap dua Anggota DPRD Subang dari Fraksi PDIP, yakni Hj Acah Siti Rukoyah dari Dapil Subang VII dan Pepe Surya Subagja dari Dapil Subang I.

Mereka menilai, keduanya sudah melanggar aturan dan AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) partai, karena mencalonkan keluarganya sebagai Caleg di luar PDIP.

Ketua PAC PDIP Kecamatan Jalancagak, Saep Nersen, mengatakan, berdasarkan Peraturan PDIP Nomor 25-A Tahun 2018 tentang Rekrutmen dan Seleksi Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Pasal 41 ayat 1 ditegaskan, anggota/kader partai yang punya suami atau istri, orangtua, dan/atau anak yang menjadi anggota partai politik atau bakal calon legislatif dari partai lain, maka yang bersangkutan dilarang menjadi bakal calon legislatif dari PDIP.

Begitu pula, sambung dia, AD/ART PDIP Bagian Kelima Pasal 22 Poin a, b, c juga mengatur tentang larangan-larangan yang harus dihindari oleh anggota partai berikut sanksi atau konsekwensinya.

“Sementara informasi yang kami dapat, ada dua Anggota DPRD Fraksi PDIP yang keluarganya jadi Caleg dari partai lain, (yakni) Pak Pepe anaknya jadi Caleg Partai Gerindra dan Bu Acah kedua anaknya jadi Caleg Partai Nasdem. Jelas keduanya sudah melanggar aturan partai,” ujar Nersen kepada Jabarpress.com, Selasa (25/12/2018).

Atas pelanggaran tersebut, pihaknya bersama seluruh pengurus PAC PDIP se-Kabupaten Subang meminta pimpinan DPC PDIP bertindak tegas segera memecat dan melakukan PAW kedua anggota legislatif tersebut.

“Ini kita lagi berkumpul bersama para pengurus PAC lainnya, kita yakin seluruh pengurus PAC se-Subang sepakat untuk mendesak DPC segera usulkan surat pengajuan PAW dua anggota dewan ini kepada DPD dan DPP PDIP. Saya minta DPC bertindak tegas atas pelanggaran itu,” tegas Nersen.

Hal senada disampaikan Ketua PAC PDIP Kecamatan Cijambe, Asep Hidayat, bahwa DPC PDIP sudah seharusnya bertindak tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh kadernya yang kini duduk di kursi legislatif.

“Dalam aturan partai jelas dinyatakan bahwa kader atau anggota partai tidak boleh mencalonkan keluarganya di partai lain. Sementara sudah diketahui oleh umum bahwa Pak Pepe itu jadi Caleg lagi di PDIP, sedangkan anaknya nyaleg di Gerindra. Secara aturan partai, ini enggak boleh, ini pelanggaran. DPC harusnya bertindak tegas lakukan PAW,” imbuh Asep.

Ketua DPC PDIP Sebut Sekretaris Enggan Tandatangani Usulan PAW

Saat dikonfirmasi, Ketua DPC PDIP Subang, Maman Yudia, membenarkan partainya sudah menggelar rapat pleno membahas Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua kadernya di DPRD Subang yang dianggap telah melanggar aturan partai.

Rapat pleno digelar pada 7 September 2018 lalu. Namun, surat usulan PAW hasil pleno yang hendak disampaikan kepada DPD PDIP Jawa Barat tersebut tidak diteken (tidak ditandatangani) oleh Sekretaris DPC PDIP H Ating Rusnatim.

“Coba tanyakan kenapa Sekretaris DPC enggak mau tandatangan PAW? Kurang apa lagi pelanggaran kedua anggota DPRD itu? Jelas keduanya melakukan pelanggaran berat. Tapi kenapa dia (Sekretaris DPC) enggak mau nandatangan? Kalau saya sudah nandatangan. Saya ingin aturan partai ditegakkan,” pungkas pria yang akrab disapa MY ini.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari pihak-pihak terkait, termasuk Sekretaris DPC PDIP Ating Rusnatim ihwal PAW tersebut.

BERBAGI