Beranda Jabar Undang Kelompok ‘Cipayung Plus’, Gubernur Jabar Dipuji GMKI

Undang Kelompok ‘Cipayung Plus’, Gubernur Jabar Dipuji GMKI

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung-Gubernur Jawa Barat Mochammad Ridwan Kamil mengundang para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam kelompok ‘Cipayung Plus’ di ruang kerjanya kompleks Gedung Sate Bandung.

Pertemuan yang berlangsung Senin (17/12/2018) ini untuk membahas berbagai agenda strategis Pemprov Jawa Barat.

Pertemuan dihadiri pimpinan Kelompok Cipayung Plus, yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), PMKRI, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), HIKMAHBUDHI, dan KMHDI se-lingkup Jawa Barat.

Cipayung plus sepakat menyampaikan empat hal yaitu membahas Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Barat, Bonus Demografi, Beasiswa Aktivis dan Isu-isu Kebangsaan dan Kepemudaan.

Selain empat hal di atas, pimpinan kelompok Cipayung Plus Jawa Barat diberikan kesempatan untuk memberikan rekomendasi dari organisasi masing-masing.

Kordinator Wilayah III PP GMKI, David Robby Marpaung, mengapresiasi kehadiran Gubernur Jawa Barat yang sudah mau menemui kelompok mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Jawa Barat.

Melalui kesempatan itu, Korwil III GMKI meminta agar Pemprov Jawa Barat mengambil langkah strategis dalam menangkal paham radikalisme di Jawa Barat.

GMKI bersama kelompok Cipayung sudah sejak lama melakukan pembinaan terhadap mahasiswa dalam hal penanaman nilai-nilai nasionalis, Pancasila dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“GMKI siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pembinaan ideologi Pancasila baik di tingkat sekolah dasar, menengah hingga perguruan tinggi,” ujar David.

Memasuki Bonus Demografi, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang mengalami fase bonus demografi pertama sekali di Indonesia pada tahun 2021.

“Ke depan GMKI dan kelompok Cipayung siap dilibatkan dalam program pelatihan dan pengembangan Kepemudaan Jawa Barat dalam menyongsong fase bonus demografi 2021,” tuturnya.

GMKI membentuk bidang Ekonomi Kreatif sebagai inkubator pembentuk wirausahawan muda yang akan tersebar di setiap provinsi yang ada di Indonesia.

David juga menyampaikan bahwa GMKI dan kelompok Cipayung didukung dalam pembentukan enterpreneur muda di Jawa Barat.

Pihaknya juga meminta Gubernur agar mampu memberikan rasa aman bagi setiap umat Kristiani yang akan melangsungkan ibadah dan perayaan natal.

“Tidak ada lagi pembubaran ibadah perayaan natal menjelang hari natal bagi umat Kristiani,” ucapnya.

David juga meminta kehadiran Ridwan Kamil dalam perayaan Natal Kebangsaan bertajuk “Pemuda dan Mahasiswa Kristen Indonesia” yang akan dilakukan GMKI pada bulan Januari mendatang.

“Saya berharap dengan terlaksananya Natal kebangsaan pemuda dan Kristen Indonesia di Jawa Barat, pemuda dan mahasiswa Kristen mampu berkontribusi bagi pembangunan pemuda di Jawa Barat,” papar David.

Sementara itu, Gubernur Ridwan Kamil, menyampaikan tekadnya untuk menjamin perlindungan dan kebebasan menjalankan ibadah bagi umat Kristiani di Jawa Barat.

“Untuk itu, saya meminta kepada GMKI dan PMKRI untuk membuat kajian dan daftar list gereja apa saja yang sulit untuk mengurus perizinan rumah ibadah, nanti laporkan ke saya, nanti kita bantu perizinannya. Jangan khawatir dan jangan cemas, saya diamanatkan untuk menjadi pemimpin bagi semua umat dan golongan, karena negeri ini sejak awal dibangun dari para pendiri yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda,” tegas Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat ini.

BERBAGI