Beranda Hukum Terbukti Melanggar, 3 Penyelenggara Pemilu Dipecat DKPP, Puluhan Lainnya Diperingati

Terbukti Melanggar, 3 Penyelenggara Pemilu Dipecat DKPP, Puluhan Lainnya Diperingati

BERBAGI

Jabarpress.com, Jakarta-Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap 3 orang penyelenggara pemilu, karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

Ketiganya yakni, Anggota Bawaslu Kabupaten Mamasa, Adrianto B. Lo’bong; Ketua Panwascam Alalak, Superiadi; dan Ketua Panwas Kabupaten Tapanuli Utara, Sardion Situmeang.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang kode etik Penyelenggara Pemilu dengan agenda pembacaan 19 perkara yang bertempat di Ruang Sidang DKPP, Rabu (21/11/2018). Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Ida Budhiati bersama anggota Teguh Prasetyo, Alfitra Salam, dan Fritz Edward Siregar.

“Menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian tetap kepada Teradu Adrianto B. Lo’bong selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Mamasa,” ungkap Ketua Majelis Ida Budhiati saat membaca amar putusan perkara nomor 236/DKPP-PKE-VII/2018, dilansir Jabarpress.com dari laman resmi DKPP, www.dkpp.go.id.

Pada sidang pemeriksaan, Adrianto terbukti pernah tercatat sebagai anggota partai politik dalam kurun waktu lima tahun terakhir sebelum mendaftar sebagai calon angggota Bawaslu Kabupaten Mamasa.

Selanjutnya, DKPP juga menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Ketua Panwascam Alalak, Superiadi, dalam perkara nomor 256/DKPP-PKE-VII/2018 serta Sardion Situmeang selaku Ketua Panwas Kabupaten Tapanuli Utara pada perkara 190/DKPP-PKE-VII/2018 dan 202/DKPP-PKE-VII/2018.

Selain pemberhentian tetap, dalam sidang pembacaan putusan yang dimulai pada pukul 13:00 WIB, DKPP juga menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada 16 orang penyelenggara Pemilu yang terdiri dari Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara, anggota Bawaslu Kabupaten Dairi, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Donggala, Anggota KPU Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tapanuli Utara.

DKPP juga menjatuhkan sanksi Peringatan berupa Teguran kepada 22 penyelenggara pemilu lain yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

Disamping memberikan sanksi, DKPP juga merehabilitasi nama baik 44 Penyelenggara Pemilu yang terbukti tidak melakukan pelanggaran kode etik. Sehingga apabila dijumlah secara keseluruhan total Teradu dalam sidang putusan ini sebanyak 88 orang.

Usep Husaeni

BERBAGI