Beranda Daerah GP Ansor Gembleng 300 Anggota Banser di Ponpes Raudhatul Ulum

GP Ansor Gembleng 300 Anggota Banser di Ponpes Raudhatul Ulum

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Pengurus Cabang GP Ansor Subang menyelenggarakan pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) bagi 300 calon Banser (Barisan Ansor Serbaguna) dii Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Ulum Kampung Cijerehilir Kecamatan Kasomalang.

Diklatsar yang baru pertama kali digelar di wilayah Selatan Subang ini, berlangsung tiga hari, Jumat-Minggu (12-14/10/2018), dan dihadiri oleh perwakilan Polres Subang, Ketua PCNU terpilih KH Satibi, unsur Muspika Kasomalang dan tokoh agama/pesantren lainnya.

Pimpinan Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Ulum, Kyai Atep Abdul Gofar menyambut gembira pelaksanaan Diklatsar Banser di wilayahnya.

“Diklatsar Banser ini yang pertama kali di wilayah selatan, ini awal yang baik. Kedepan diharapkan kegiatan berlangsung kontinyu agar kader-kader muda NU kian bertambah dan berkualitas, untuk menjaga nusa, bangsa dan agama,” ujar Atep.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga dideklarasikan dukungan untuk memenangkan Capres-Cawapres nomor 1 Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Dukungan dideklarasikan oleh Kaum Muda Nahdhiyyin Subang.

Koordinator Kaum Muda Nahdhiyyin Subang, yang juga Ketua PC GP Ansor, Asep Alamsyah Heridinata, mengatakan, kerja nyata Jokowi selama memimpin Indonesia menjadi faktor utama digelarnya deklarasi.

“Sudah jelas bahwa periode pertama, bidang infrastruktur sudah merata di seluruh Indonesia. Itu adalah nilai plus,” ujarnya.

Apalagi pada Pilpres 2019, Jokowi berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin sosok ulama besar dari kaum Nahdhiyyin, sehingga harus bersama-sama didukung.

Dengan berpasangannya Jokowi dengan ulama besar kaum nahdhiyyin, maka tidak ada alasan lagi bagi kaum muda NU kecuali harus memilihnya.

Pihaknya menargetkan, pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin bisa meraih 60-70 persen suara kaum muda NU. Setelah resmi dideklarasikan, pihaknya akan segera bergerak dan berbagi tugas untuk mensukseskan pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kabupaten Subang.

“Nahdhiyyin harus bersatu, kita akan segera menggelar konsolidasi dan bagi-bagi tugas. Nanti ada yang bertugas meng-counter hoax dan penguatan di pesantren-pesantren. Sebab kultur kita adalah santri dan pesantren,” pungkasnya.

BERBAGI