Beranda Ekonomi & Wisata Hasilkan PAD Lewat Program ‘Bank Sampah’

Hasilkan PAD Lewat Program ‘Bank Sampah’

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Persoalan sampah di Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak mendorong pemerintah desa setempat untuk memutar otak mencari solusi guna mengatasinya.

Kepala Desa Tambakmekar, Dede Ruhendi, menyebut, untuk mengatasi persoalan sampah di daerahnya, dirinya merancang gagasan untuk mendirikan ‘bank sampah’, yang bertujuan tidak sebatas pengelolaan, tapi juga dapat menghasilkan pendapatan desa (PAD).

Gagasan ini pun dibicarakan dan disepakati dalam rapat yang dihadiri pengurus Bumdes serta perangkat desa lainnya.

Menurut Dede, keberadaan Bumdes merupakan hal strategis karena menjadi barometer kemajuan suatu desa.

“Ke depan, dalam pengelolaan sampah ini, kita ingin punya bank sampah. Dan bank sampah ini merupakan bagian dari usaha Bumdes yang bisa menghasilkan PAD sehingga bisa mendongkrak kemajuan desa. Sebab, indikator kemajuan desa itu Bumdesnya berjalan,” ujar Dede.

Untuk mewujudkan gagasan pengelolaan dan pendirian bank sampah ini, pemerintah desa menyepakati untuk melakukan penyertaan modal terhadap Bumdes sebesar Rp60 juta, yang nantinya modal tersebut akan digunakan untuk pengadaan truk engkel pengangkut sampah.

Setelah truk engkel yang sesuai spesifikasi telah tersedia dengan harga Rp60 juta, pihaknya kemudian menyerahkan uang tersebut kepada Bumdes untuk dibelanjakan.

“Kemudian uang penyertaan modal Rp60 juta itu saya serahkan kepada pengurus Bumdes. Jadi, Bumdes yang membelanjakan uang tersebut untuk membeli truk sampah seharga Rp60 juta, yang setelah dipotong pajak 10% menjadi Rp54 juta. Adapun uang pajak Rp6 juta tersebut langsung diserahkan ke bendahara,” pungkasnya.

BERBAGI