Beranda Ekonomi Dinilai Tak Layak, Pemilik Tanah Kembali Tolak Ganti Rugi Pembebasan Lahan Patimban

Dinilai Tak Layak, Pemilik Tanah Kembali Tolak Ganti Rugi Pembebasan Lahan Patimban

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Sejumlah pemilik tanah terdampak megaproyek Pelabuhan Patimban yang tergabung dalam Paguyuban Tani Berkah Jaya (PTBJ) kembali menolak nilai ganti rugi lahan yang ditetapkan tim Appraisal.

Penolakan disampaikan langsung oleh Ketua Paguyuban Tani Berkah Jaya (PTBJ), Arim Suhaerim. Pihaknya menyebut, nilai ganti rugi lahan di kawasan backup area pembangunan Pelabuhan Patimban yang telah ditetapkan oleh tim Appraisal sebesar antara Rp120.000-300.000/meter persegi, sangat tidak adil.

“Kami tetap menolak harga tanah yang diberikan Appraisal saat ini yang berkisar Rp120.000-300.000/meter persegi,” tegas Arim, Sabtu (15/9/2018).

Pihaknya menilai, besaran ganti rugi yang ditetapkan oleh pihak Appraisal masih sangat jauh dari nilai yang layak dan adil.

“Sangat jelas nilai ganti rugi yang ditetapkan Appraisal jauh dari layak dan justru sangat merugikan,” ucapnya.

Dia menegaskan, PTBJ tetap pada komitmen semula meminta ganti rugi lahan yang layak seperti yang telah disampaikan kepada pemerintah dalam aksi-aksi unjukrasa beberapa waktu lalu.

“Kita tetap meminta nilai ganti rugi minimal sebesar Rp750.000/meter persegi,” tegasnya.

Pihaknya juga tetap akan bertahan sampai Ombudsman selesai bekerja dan ada rekomendasi ke Presiden dan DPR RI agar tuntutan warga pemilik lahan terdampak pelabuhan Internasional dikabulkan.

“Kita masih menunggu Ombudsman RI, karena tuntutan nilai ganti rugi minimal Rp750.000/meter persegi yang mengacu pada hasil penelitian Pola Nafkah dari PSP3 IPB tersebut sudah kita sampaikan dan kita masih menunggu hasilnya seperti apa,” katanya.

Usep/Ahya

BERBAGI