Beranda Nasional Duh, Setahun 30 TKI Subang Meninggal di Perantauan

Duh, Setahun 30 TKI Subang Meninggal di Perantauan

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Sedikitnya 30 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang meninggal dunia di luar negeri. Data itu berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Subang.

“Angka TKI buruh migran asal Subang yang meninggal dunia tersebut memang cukup tinggi dan ini menjadi perhatian kami. Mayoritas yang meninggal tersebut adalah pekerja yang datang secara ilegal dan yang sudah habis kontrak,” ungkap Kasi Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Subang, H Indra Suparman.

Faktor penyebab kematian dialami buruh migran asal Subang tersebut, kebanyakan karena sakit. Karena masuk secara ilegal, banyak yang habis kontrak, tidak ada pemeriksaan kesehatan dan sakit pun tetap bekerja dan pergi.

“Itu faktor terbesar selain memang ada faktor kecelakaan kerja, depresi bunuh diri dan penyebab kematian lainnya,” paparnya.

Pihaknya mengimbau warga Subang yang ingin bekerja keluar negeri untuk mengikuti prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku baik itu ketentuan NKRI maupun negara tujuan bekerja.

Bila tidak mengikuti aturan yang ada, ketika berhadapan dengan persoalan menyangkut perlindungan dan hak tenaga kerja namun pekerja itu sendiri datang secara ilegal, maka posisi KJRI disana sangat lemah untuk perlindungan tenaga kerja tersebut.

“Posisi kami disnakertrans lemah baik dalam pembelaan dan perlindungan karena pekerja datang tanpa kontrak, kontrak habis dan ilegal. Namun kami tetap berusaha semampu kami. Contoh dalam hal kematian tidak normal sebelum pemulangan jasadnya kami meminta pihak KJRI di negara tersebut untuk turunkan tim untuk memastikan organ tubuh lengkap atau tidak, agar kasus yang pernah ada tidak terulang,” ucapnya.

Terkait jumlah pekerja warga Subang yang sekarang bekerja di luar negeri, berdasarkan data disnakertrans ada sekitar 8.553 orang untuk tahun 2017 dan tahun 2018 saat ini sudah 5.000 orang lebih yang berangkat kerja jadi TKI ke luar negeri. Namun pihaknya yakin dari angka yang ada pasti melebihi itu, karena banyak warga Subang yang pergi secara Ilegal jadi TKI.

“Kami saat ini terus perbaharui data pekerja agar mudah dalam perlindungan. Masalahnya tadi dengan masuk secara ilegal, kami tidak tahu dimana ia bekerja dan sebagainya sehingga sulit kami mendatanya,” paparnya.

Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pelayanan perlindungan kepada WNI asal Subang yang menjadi TKI di luar negeri.

BERBAGI