Beranda Hukum Polres Subang Tahan Tiga Pelaku Perdagangan Manusia

Polres Subang Tahan Tiga Pelaku Perdagangan Manusia

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Polres Subang berhasil menangkap tiga pelaku perdagangan manusia atau human trafficking dengan modus pengiriman tenaga kerja ke luar negeri tanpa prosedur resmi atau ilegal. Salah satu di antara korban ada yang meninggal dunia pada awal Agustus 2018 lalu.

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni didampingi Kasat Reskrim, AKP M Ilyas Rustiandi dan Kasi Penempatan Disnakertrans, H Indra Suparman, menjelaskan, ketiga tersangka terlibat tindak pidana perdagangan orang sekaligus penempatan TKI ilegal.

“Tersangka An asal Binong, Nur dari Gambarsari serta S alias Sri asal Tanjungpinang, Kepulauan Riau sudah kita tahan,” ujar Kapolres, Kamis (6/9/2018).

Ketiga pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara dengan denda miliaran rupiah. Sebab melanggar pasal 2 dan 4 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang , serta pasal 102, 103 dan pasal 104 UU RI Nomor 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri.

“Apalagi yang dilakukan mereka hasil pemeriksaan telah memberangkatkan 25 orang, belum lagi infonya bermain juga pengiriman ke Saudi,” ucapnya.

Terungkapnya kasus ini setelah kepala Seksi Penempatan Disnakertran Subang, Indra menerima pengaduan adanya TKI yang meninggal di Malaysia dan ternyata tidak terdaftar. Namun tetap dilakukan penjemputan setelah proses administrasi selesai hingga dimakamkan dengan biaya ditanggung negara.

“Catatan kita saja dari 25 yang ilegal oleh para tersangka sudah ada 2 yang meninggal, satu diantaranya ada yang terinfeksi HIV,” imbuhnya.

Sedangkan yang terakhir korban bernama Heriah warga Desa Kediri Kecamatan Binong yang meninggal di Malaysia dan berangkat lewat jalur ilegal melalui perantara AN kemudian menghubungi tersangka SR yang berkedudukan di Tanjung Pinang.

Tersangka AM membawa korban 24 Maret 2018 menggunakan pesawat Lion penerbangan ke Tanjung Pinang kemudian korban dan tersangka AM dijemput oleh tersangka SR menuju rumahnya. Korban dibuatkan Pasport wisata oleh tersangka Sri dan diberangkatkan ke Malaysia dengan menggunakan kapal Feri.

Pada tanggal 29 Juli 2018 keluarga korban mendapat kabar dari tersangka AN bahwa korban meninggal dunia serta keluarga meminta agar jenazah korban segera dipulangkan. Akhirnya Disnakertran mengendus serta dilaporkan ke Mapolres Subang.

BERBAGI