Beranda Hukum MK Gelar Sidang Lanjutan Perkara Pilkada Subang, Ini Tanggapan Dedi J

MK Gelar Sidang Lanjutan Perkara Pilkada Subang, Ini Tanggapan Dedi J

BERBAGI

Jabarpress.com, Jakarta-Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan Pilkada Kabupaten Subang tahun 2018, Selasa siang (31/7/2018).

Sidang yang berlangsung sekitar 1,5 jam dimulai pukul 14.00-15.30 WIB ini, dihadiri langsung oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Subang nomor urut 3, Dedi J dan Budi Setiadi selaku pihak pemohon yang didampingi tim kuasa hukum.

Sidang gugatan juga dihadiri oleh unsur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang selaku pihak termohon bersama pihak terkait lainnya, yakni Panwaslu. Dari pihak termohon, hadir Ketua KPU Subang Maman Suparman didampingi komisioner Rokib el Fariz.

Sedangkan dari pihak terkait, hadir Ketua Panwaslu Subang Raskim bersama dua komisionernya, Budi Santosa dan Ujang Sopyan Muhtar.

“Pada sidang lanjutan ini, agendanya penyampaian klarifikasi atau jawaban dari KPU Subang selaku termohon bersama pihak terkait yakni Panwaslu. Jadi, hakim MK mendengarkan pembelaan, jawaban atau klarifikasi dari pihak termohon atas adanya materi gugatan dari pemohon,” ungkap perwakilan Tim Paslon nomor 3, Randy, kepada Jabarpress.com.

Dia menyebut, pasca sidang yang mengagendakan penyampaian klarifikasi (jawaban) dari pihak termohon ini, selanjutnya para hakim MK akan membahasnya untuk menentukan putusan.

“Setelah sidang ini, kita tinggal menunggu putusan dari MK seperti apa, apakah (gugatan) diterima, dikabulkan atau ditolak. Kalau putusannya diterima, sidang tentu dilanjut lagi. Kemungkinan putusannya keluar pada bulan Agustus ini,” tutur Randy.

Dedi J: Sidang Gugatan Pilkada adalah Momentum Perbaikan Demokrasi

Sementara itu, Calon Bupati (Cabup) nomor 3, Dedi J, merespon positif sidang perkara gugatan Pilkada Subang oleh MK. Menurutnya, hal tersebut merupakan momentum historis yang tepat, untuk memperbaiki kehidupan demokrasi rakyat Subang, agar kedepan bisa menghasilkan pemimpin daerah yang benar-benar dicetak melalui proses demokrasi pemilihan yang jujur, adil serta jauh dari praktik-praktik kecurangan.

“Pada sidang lanjutan MK ini, saya dan Pak Budi Setiadi (Cawabup) hadir untuk ikut mensupport persidangan. Adanya gugatan ke MK ini adalah sejarah bagi masyarakat Subang untuk momentum perbaikan, yang dulu hal seperti ini enggak pernah terjadi. Padahal sesungguhnya, rakyat ingin Pilkada berlangsung jurdil (jujur dan adil). Sehingga dengan bergulirnya sidang ini, akan terlihat kecurangan-kecurangan yang terjadi pada pilkada,” ujar Dedi J.

Dedi J menyebut, pihaknya mengaku yakin, para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutus perkara ini secara jernih.

“Saya yakin, hakim tidak akan menutup mata atas persoalan-persoalan yang terjadi di Pilkada Subang. Saya pun mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh hoax (terkait informasi sudah adanya penetapan pemenang pilkada). Sebab, sampai sekarang belum ada penetapan secara resmi pemenang pilkada. Mengingat berbagai indikasi permasalahan pilkada sedang diproses oleh lembaga-lembaga berwenang, mulai dari MK, Bawaslu, DKPP, dan juga Polda,” papar mantan Kabid Hukum Polda Jabar dengan pangkat terakhir Kombes Pol ini.

BERBAGI