Beranda Hukum MK dan Bawaslu Usut Pilkada Subang, Ini Tanggapan Dedi J

MK dan Bawaslu Usut Pilkada Subang, Ini Tanggapan Dedi J

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Berbagai permasalahan dalam Pilkada Subang 2018 yang kini sedang ditangani oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, mendapat apresiasi dari Calon Bupati (Cabup) nomor urut 3, Dedi J.

Pria yang merupakan mantan Kabid Hukum Polda Jabar berpangkat Kombes Pol ini mengaku optimistis, berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Subang 2018 akan ditangani secara obyektif hingga tuntas, baik oleh MK maupun Bawaslu Jabar.

“Saya yakin Bawaslu tidak akan tutup mata atas persoalan hukum yang terjadi pada Pilkada Subang. Nanti kita lihat bersama-sama Bawaslu seperti apa menyikapi persoalan pilkada ini,” ujar Dedi J kepada Jabarpress.com, Sabtu (28/7/2018).

Menurut dia, berbeda dengan pelaksanaan pilkada sebelum-sebelumnya dimana keberadaan Panwaslu/Bawaslu kerap dianggap tidak berpengaruh dalam menangani pelanggaran pemilu, pada Pilkada Serentak tahun ini justru pengaruh dan kewenangannya sangat kuat dalam mengusut serta menegakkan hukum atas setiap pelanggaran yang terjadi.

“Sekarang ini, Bawaslu ada pengaruhnya, legitimasinya kuat, sehingga bisa melakukan pengawasan optimal dan menegakkan hukum pilkada. Misalnya terhadap persoalan hasil audit Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) paslon yang menurut UU Nomor 10 Tahun 2016, KPU wajib menyampaikan dan menginformasikan kepada publik hasil audit tersebut. Karena itu diharapkan, kasus-kasus di pilkada yang terjadi dan dilaporkan bisa ditangani tuntas dan terang benderang,” paparnya.

Pihaknya juga mengapresiasi perkara Pilkada Subang ini ditangani oleh Mahkamah Konstitusi (MK), karena sebelum-sebelumnya persoalan pilkada di Subang belum pernah ada yang sampai ditangani MK.

Menurut Dedi J, adanya penanganan permasalahan pilkada oleh MK dan Bawaslu, merupakan suatu dinamika positif sebagai wujud pendidikan politik bagi masyarakat Kabupaten Subang dalam menjalani kehidupan berdemokrasi.

“Ini pendidikan politik yang bagus bagi masyarakat kita. Masyarakat yang menginginkan Pilkada berlangsung jurdil (jujur dan adil) bisa melihat dan turut mencermati perkembangan yang ada. Sebab, dulu mungkin persoalan-persoalan pilkada enggak ada yang nyampe ke MK,” tutur pria yang pada Pilkada 2018 ini berpasangan dengan Cawabup Budi Setiadi.

Saat ini, ungkap dia, perkara Pilkada Subang sedang ditangani MK dan sudah mulai dilakukan persidangan. Pihaknya pun mengimbau semua elemen masyarakat Subang tetap menjaga kondusifitas dan menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada lembaga berwenang terkait.

“Selamat mengikuti dan menyaksikan persidangan di MK. Insyaalloh, pada sidang MK berikutnya yang akan digelar Selasa depan, saya dan Pak Budi Setiadi akan turut hadir. Kita akan lihat bersama-sama kemampuan KPU menyampaikan tanggapan dan jawaban terhadap permohonan (gugatan) paslon nomor 3. Harapan saya, Subang tetap kondusif dan siapapun diharapkan tidak berasumsi dalam menyampaikan hal-hal yang tidak ada faktanya. Kita yakin, Allah SWT Maha Tahu mana yang baik dan yang buruk, mana yang benar dan yang salah,” pungkas Dedi J.

BERBAGI