Beranda Daerah Tinjau Lokasi Kebakaran, Pedagang Pasar Sagalaherang Sebut Cuma Dedi J Paslon Berani...

Tinjau Lokasi Kebakaran, Pedagang Pasar Sagalaherang Sebut Cuma Dedi J Paslon Berani Siapkan Solusi

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Insiden kebakaran yang menghanguskan 12 lokal kios/lapak di kompleks Pasar Sagalaherang Kampung Suniaraja Desa Sagalaherang Kaler pada Rabu malam (13/6/2018) pukul 20.05 WIB, menyedot keprihatinan sejumlah pihak.

Calon Bupati (Cabup) Subang nomor 3, Dedi J, misalnya, langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk memberi motivasi kepada para pedagang yang menjadi korban.

Kedatangan Dedi J yang berpasangan dengan Cawabup Budi Setiadi ini, hampir berbarengan dengan datangnya Plt Bupati Subang Ating Rusnatim beserta rombongan. Keduanya pun sempat berbincang mengenai penanganan pasca insiden kebakaran ini.

Selanjutnya, sambil mengamati kondisi bangunan kios/lapak yang hangus, Dedi J juga berdialog dengan sejumlah pedagang maupun pemilik kios yang menjadi korban kebakaran.

“Kita tentu ikut prihatin atas kejadian ini, dan berharap insiden serupa tidak terulang kembali menimpa pedagang. Musibah ini enggak bisa diprediksi, bahkan disaat suasana menjelang Lebaran seperti ini,” ujar Dedi J saat berdialog dengan seorang pedagang korban kebakaran, Kamis (14/6/2018).

Dalam dialog tersebut, Dedi J sempat menanyakan kronologis seputar peristiwa kebakaran, jumlah kerugian yang dialami korban, hingga solusi mendesak yang dibutuhkan pedagang pasca kejadian.

Diapun menegaskan, kedatangannya ke lokasi kebakaran tidak hanya sekadar meninjau atau melihat-lihat semata. Melainkan sebagai bagian dari upaya mencari solusi terbaik bagi para korban.

“Kita kesini enggak hanya meninjau, tapi cari solusi terbaik, solusi cepat tanggap yang dibutuhkan pedagang, terutama mereka yang lapak-lapaknya terbakar, bagaimana agar bisa cepat berdagang lagi, atau misalnya kalau (pedagang) ada asuransi, segera itu bantu diurus. Kita juga lihat ada Plt Bupati, Pak Ating Rusnatim, datang kesini. Kita upayakan solusi bersama-sama,” papar Dedi J.

Kedepan untuk mencegah terulangnya insiden serupa, pihaknya menilai perlu ada revitalisasi dan penataan pasar secara lebih modern, baik dari aspek infrastruktur maupun manajemennya.

Misalnya, dengan menyediakan peralatan darurat pemadam api hingga mempekerjakan petugas khusus atau satpam yang mengawasi kondisi pasar, untuk melakukan deteksi dini.

“Bangunannya juga perlu ditata agar lebih safety (aman) dari potensi kerawanan, termasuk penataan jaringan listriknya,” imbuh Dedi J.

Selanjutnya, Cabup nomor 3 ini mengimbau kepada masyarakat, termasuk para pedagang pasar-pasar tradisional, agar mewaspadai berbagai potensi yang bisa memicu terjadinya insiden kebakaran yang berasal dari konsleting listrik, pembakaran sisa sampah, dan barang-barang mudah terbakar lainnya.

“Apalagi ini musim kemarau, sangat mudah atau rawan terjadi kebakaran. Sehingga, kita mengimbau warga harus betul-betul waspada, untuk antisipasi peristiwa tidak terulang lagi,” ucap Dedi J.

Senada dengan Dedi J, tokoh Subang Andi L Hakim yang turut hadir di lokasi pasar menyebut, perlunya Pemkab Subang melakukan penataan menyeluruh terhadap pasar-pasar tradisional yang ada, agar kejadian seperti ini tidak terulang.

“Diantaranya, seperti yang disampaikan Pak Dedi J tadi, perlu adanya peralatan darurat pemadam api di setiap pasar, mengoptimalkan petugas untuk deteksi dini, serta revitalisasi bangunannya,” timpal Ketua DPC PKB non aktif ini.

Pedagang: Cuma Dedi J yang Berani Upayakan Solusi

Sementara itu, kehadiran Cabup nomor 3 Dedi J meninjau lokasi pasar, diapresiasi para pedagang yang jadi korban kebakaran. Bahkan, para pedagang menilai, hanya Dedi J yang berani mengupayakan solusi untuk penanganan pasca kebakaran ini.

“Cuma Pak Dedi J ini Calon yang menanyakan solusi cepat yang dibutuhkan kami selaku pedagang, beliau berani berupaya mencarikan solusi terbaik bagi kami. Yang lain cuma sekadar datang, enggak sampai nanya kebutuhan kami. Semoga beliau bisa bantu ke Pemkabnya supaya kesulitan kami bisa cepat teratasi,” ujar seorang pedagang saat berdialog dengan Dedi J.

Plt Bupati: Meski Libur Lebaran, Penanganan Berlanjut

Terkait insiden kebakaran tersebut, Plt Bupati Subang H Ating Rusnatim, yang langsung meninjau ke lokasi, menegaskan, pihaknya langsung melakukan rapat koordinasi dengan Muspika Kecamatan Sagalaherang, untuk secepatnya menangani persoalan tersebut dan meminta jajaran SKPD terkait agar tetap bekerja meski situasi memasuki libur Idul Fitri.

“Kita akan lakukan penanganan darurat yang konkretnya nanti berdasarkan usulan muspika setempat, apakah nantinya perlu menurunkan alat berat untuk meratakan bangunan yang hangus terbakar, untuk kemudian membangun lapak-lapak darurat agar pedagang bisa segera kembali berjualan, atau bagaimana, nanti sesuai usulan,” papar Ating.

Kedepan, pihaknya berencana melakukan penataan pasar secara menyeluruh, termasuk melengkapi armada Pemadam Kebakaran beserta personel dan perlengkapannya.

BERBAGI