Beranda Jabar Rektor Unisba dan Alumnus ARAL Gencarkan Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan

Rektor Unisba dan Alumnus ARAL Gencarkan Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung-Mengisi bulan suci Ramadhan 1439 H yang penuh berkah, Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) Prof Dr H Edi Setiadi, bekerjasama dengan para aktivis Aliansi Revolusioner Alumnus (ARAL) Unisba dan Shaf MAN 90, gencar menggelar kegiatan-kegiatan sosial di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Perwakilan aktivis ARAL Unisba, Sachrial, mengungkapkan kegiatan sosial bertajuk GHIRAMADIMA atau Ghirah Ramadhan di Masjid dan Madrasah ini dilaksanakan sejak 6 hingga 13 Juni 2018.

Kegiatan-kegiatan tersebut, diantaranya santunan terhadap 50 anak yatim, jompo dan janda yang dilaksanakan di beberapa mesjid wilayah Rancaekek Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung 6 Juni 2018 lalu.

Kemudian kegiatan game kepemimpinan yang diikuti 150 santri madrasah Baetul Rohman pimpinan Ustadzah Farida dari Shaf MAN 90, yang berlokasi di Kampung Pasir Angin Desa Talun Kecamatan Ibun Majalaya. Kegiatan ini berlangsung 7 Juni 2018.

“Dalam kegiatan game ini, kita terapkan pola kepemimpinan ala Rasulullah SAW kepada para santri, dimana mereka diharapkan dapat meneladani sifat-sifat Rosul dalam kepemimpinannya,” tutur Sachrial.

Ditegaskan Sachrial, sifat-sifat mulia Rosul harus menjadi sifat seluruh umat muslim. Sifat siddiq, amanah, fatonah dan tabligh harus dimiliki oleh umat muslim.

“Jangan sampai umat ini hanya pandai bershalawat memuji Rosul tetapi tidak meneladani sifat-sifatnya. Nah, game kepemimpinan ini yang diajarkan ARAL Unisba dan Shaf MAN 90, agar semua santri mempunyai sifat-sifat Rosul SAW,” paparnya.

Dia mencontohkan, berkembangnya informasi hoax yang menjadi tren merupakan bukti bahwa umat banyak tidak bicara siddiq atau benar.

Kemudian, banyaknya perilaku korupsi, penyelewengan jabatan berkedok dalih kebaikan tetapi tetap rakus dalam harta dan senang berlebih-lebihan adalah bukti banyak orang tidak amanah.

Selanjutnya, munculnya orang-orang pandai tapi culas adalah sifat ketidak fatonah-an; serta banyaknya kebaikan yang tidak disampaikan merupakan bentuk hilangnya sifat tabligh.

“Sifat-sifat Rosul SAW yang empat tersebut merupakan dasar pengetahuan tetapi banyak dilupakan, sehingga perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda,” kata Sachrial.

Selanjutnya, pihaknya juga menggelar pesantren kilat (Sanlat) di Pesantren Tahfidz Al Qur’an di Kampung Cihamplas Desa Kertamulia Kecamatan Padalarang.

Sanlat yang diikuti 100 santri ini dihadiri Kades dan Sekdes Padalarang, Sholahudin. Dalam kegiatan ini, pihaknya memberikan bantuan dan dukungannya.

Kegiatan sanlat ini mendapat respon positif dari Sekdes Sholahudin yang menyampaikan terimakasih atas peran dan kepedulian pihak Unisba, khususnya Rektor Unisba, terhadap kehidupan pendidikan pesantren.

“Kami berterimakasih kepada Pak Rektor Unisba beserta jajaran aktivis ARAL dan Shaf MAN atas perhatian dan bantuannya kepada lembaga-lembaga pesantren serta para santri. Semoga ini menjadi ladang amal ibadah yang dibalas lebih baik oleh Allah SWT,” timpal Sholahudin.

Setelah Sanlat, para aktivis ARAL Unisba bersama Shaf MAN 90 juga bersilaturahmi dengan para penyandang disabilitas bertempat di GOR Pajajaran Kota Bandung. Kegiatan yang digelar pada 9 Juni 2018 ini, pihaknya menyerahkan bantuan untuk penyandang disabilitas.

Kemudian pada 10 Juni 2018, tutur Sachrial, pihaknya menggelar buka puasa bersama 45 anak yatim Panti Asuhan Nugraha Jln PLN Dalam Moh Toha Kota Bandung, yang mendapat sambutan antusias.

Dia mengatakan, kegiatan GHIRAMADIMA atau Ghirah Ramadhan di Masjid dan Madrasah inipun ditutup pada Rabu, 13 Juni 2018, dengan menyampaikan bantuan infak dari Rektor Unisba kepada Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang.

Pihaknya berharap, kegiatan-kegiatan ini bisa bermanfaat untuk umat dan keberadaan Unisba maupun alumninya bisa membawa berkah bagi masyarakat.

“ARAL ini adalah sebuah alumnus yang melakukan penghayatan atas hymne Unisba, bahwa gelaran bukan tujuan melainkan pengurbanan. Karena itu, jaya Islam bahagia nanti pastilah nyata,” ucap Sachrial.

Unisba Diapresiasi Positif oleh Masyarakat

Sementara itu, kegiatan amal sosial yang digencarkan Rektor Unisba bersama aktivis ARAL dan Shaf MAN 90, disambut antusias oleh pimpinan Ponpes Darul Falah Cisalak Subang, Ustadz Ridwan Hartiwan.

Pihaknya, sambung Ustadz Ridwan, mengaku salut dan bangga terhadap perjuangan para aktivis ARAL Unisba. Meskipun para aktivis ini tidak punya status dan gaji, namun tetap semangat mengobarkan cita-cita pengabdian Unisba bagi umat Islam dan bangsa.

“Kita benar-benar salut atas militansi para aktivis ini, mereka berjuang dengan tulus menyemarakan syiar Islam ke mesjid-mesjid, madrasah juga kalangan pesantren,” ungkapnya.

Pihaknyapun menyampaikan terimakasih atas perhatian dan bantuan Rektor Unisba melalui kegiatan-kegiatan sosial ini, dan berharap kegiatan tersebut berlangsung kontinyu dan rutin.

“Terimakasih kepada Pak Rektor Unisba, semoga kedepan Unisba semakin memasyarakat dan menjadi representasi dari kampus kebanggaan umat serta dirasakan berkahnya oleh umat,” pungkas Ustadz Ridwan.

BERBAGI