Beranda Nasional Diduga Rem Blong, Minibus Travel Kecelakaan di Tanjakan Emen, 16 Luka

Diduga Rem Blong, Minibus Travel Kecelakaan di Tanjakan Emen, 16 Luka

BERBAGI
Exif_JPEG_420

Jabarpress.com, Subang-Tanjakan Emen Kecamatan Ciater, Subang, kembali menelan korban.

Sebuah minibus travel nopol E 7548 PB yang mengangkut rombongan karyawan Rumah Makan Taman Selera Indramayu, mengalami kecelakaan, Senin (12/3/2018) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Kecelakaan tersebut menyebabkan 16 penumpang termasuk sopir menderita luka.

“Total penumpang plus sopir 16 orang mengalami luka, terdiri dari tujuh luka berat dan sembilan luka ringan, enggak ada korban meninggal. Semua penumpang merupakan rombongan RM Taman Selera Indramayu,” ujar Ditlantas Polda Jabar, AKBP Martius.

Dia menyebut, minibus dalam perjalanan pulang ke Indramayu setelah sebelumnya berwisata di Tangkuban Parahu.

Namun, saat meluncur di Tanjakan Aman–sebutan baru yang diberikan oleh Kemenhub (sebelumnya bernama​ Tanjakan Emen), minibus hilang kendali, sehingga terjadi kecelakaan.

Kendati begitu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan.

“Apakah rem blong atau faktor lain, masih kami selidiki, yang pasti kendaraan itu hilang kendali,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Subang, Rona Mairansyah, menduga kuat minibus itu kecelakaan akibat rem blong.

Pasalnya, pada saat terjadi insiden, kendaraan berada pada posisi gigi tiga dan rem tangan sudah ditarik oleh pengemudi.

“Kayaknya sopir panik, lalu dia tarik tuas rem tangan, jadi kemungkinan besar remnya blong, posisi kendaraan juga ada di gigi tiga, melaju kencang,” pungkas Rona.

Saat ini, para korban dievakuasi ke RSUD Ciereng Subang untuk mendapat perawatan medis, dan minibus yang kecelakaan dibawa ke Polsek Jalancagak. Sementara petugas dari Polres Subang terpantau melakukan olah TKP.

Sebulan sebelumnya, percis di lokasi yang sama, juga terjadi kecelakaan maut bus pariwisata nopol F 7959 AA yang mengangkut puluhan anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan, Sabtu (10/2/2018) pukul 17.00 WIB.

Kecelakaan yang disebabkan rem blong ini, menyebabkan 26 orang meninggal dunia, 14 diantaranya tewas di tempat kejadian.

(Usep)

BERBAGI