Beranda Ekonomi Disnaker Sebut Proyek Pelabuhan Patimban Bisa Serap 19.000 Tenaga Kerja

Disnaker Sebut Proyek Pelabuhan Patimban Bisa Serap 19.000 Tenaga Kerja

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Subang, Asep Nuroni, menyebut, berdasarkan target nasional yang ditetapkan Kemenakertrans, kebutuhan tenaga kerja profesional untuk Pelabuhan Patimban sebanyak 19.000 orang.

Kebutuhan ini rencananya akan ditempatkan pada posisi sebelum pra operasional, operasional,  dan sampai pada menempati posisi jabatan struktural.

“Sesuai permohonan Bupati kepada Kemenaker pada saat pertemuan beberapa waktu lalu di Jakarta, meminta porsi sebesar 80% dari 19.000 tenaga kerja yang akan bekerja di pelabuan itu. Intinya kita berharap warga Subang sebagai tuan rumah tidak menjadi penonton, dan dampak dari pembangunan pelabuhan ini bisa terasakan oleh warga Subang sendiri,” ujarnya.

Tenaga kerja yang akan dipekerjakan di pelabuhan adalah yang memenuhi standar kualifikasi dan sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Pada akhirnya, yang dibutuhkan SDM oleh perusahaan yang terbaik, artinya yang mampu bekerja sesuai bidang pekerjaan yang dibutuhkan.

“Jadi jelas disini kita tidak bisa intervensi atau memaksakan kehendak kepada manajemen persoalan TK. Namun, harapan permintaan kita bisa dipenuhi. Tinggal saat ini memang perlu kita siapkan SDM nya untuk siap berkompetisi dengan SDM lainnya. Dan menyiapkan banyak SDM melalui pelatihan-pelatihan sesuai pekerjaan yang dibutuhkan di pelabuhan patimban,” paparnya.

Sejauh ini, pihaknya lebih konsen kepada masyarakat terkena dampak di lingkungan pelabuhan patimban. Terutama mengenai persoalan yang akan muncul, perubahan pola kerja, hidup, dan masih banyak lainnya yang mereka akan hadapi  bila sudah mulai beroperasi pelabuhan patimban.

“Yang tadinya nelayan bisa jadi beralih menjadi apa? Yang bertani mau jadi apa? Dan banyak lagi hal yang perlu diperhatikan untuk disiapkan. Perlu kita siapkan, agar lebih produktif lagi, terutama warga yang terkena dampak langsung. Kita arahkan mereka salah satunya memiliki usaha berbentuk Home Industry, “ungkapnya.

“Jadi kalau  ditanya berapa jumlah SDM yang kita siapkan untuk pelatihan-pelatihan, ya belum ada. Dan bahkan kami juga menunggu,  sebenarnya apa saja skill (Kemampuan) yang dibutuhkan nantinya. Kalau sudah ada ya kita persiapkan. Tapi sejauh ini kita lebih menitik beratkan terlebih dahulu ke warga terkena dampak,”ujarnya.

Kepala Satker Pembangunan Patimban Kementerian Perhubungan, Anwar mengatakan pembangunan pelabuhan patimban prosesnya sedang berjalan dan pencanangan dimulainya pembangungan akan dilakukan akhir Maret 2018.

“Tahapan-tahapannya sudah berjalan dan tidak ada masalah, dana pinjaman tahap awal dari JICA juga sudah masuk dan pendanaan pembebasan akan dibiayai APBN. Peletakkan batu pertama akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo,” pungkasnya.

BERBAGI