Beranda Ekonomi Resmikan Subang Expo PLUT, Kementerian Koperasi Ungkap Alokasi Dana UMKM Ratusan Triliun...

Resmikan Subang Expo PLUT, Kementerian Koperasi Ungkap Alokasi Dana UMKM Ratusan Triliun Rupiah

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Deputi Restrukturisasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Abdul Kadir Damanik, mengungkapkan, kementeriannya menyediakan alokasi anggaran untuk kredit pembiayaan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang nilai keseluruhannya mencapai ratusan triliun rupiah.

“Pembiayaan tersebut berupa dana KUR (Kredit Usaha Rakyat), kredit ultra mikro dan dana bergulir LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM,” ujar Damanik, saat meresmikan Subang Expo 2017, Gelar Produk dan Expo Pembiayaan, penyerahan NIK (Nomor Induk Koperasi) serta serahterima gedung PLUT dari pemerintah pusat kepada Pemkab Subang, Kamis (7/12/2017).

Program pembiayaan untuk koperasi dan para pelaku UMKM tersebut, di antaranya, Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tahun ini alokasinya disiapkan sebesar Rp110 triliun, dengan bunga rendah 9% per tahun.

“Tahun depan, rencananya akan dinaikkan alokasinya menjadi Rp120-130 triliun. Bunganya pun akan diturunkan menjadi 7% per tahun, dengan besaran kredit antara Rp25 juta sampai Rp500 juta,” paparnya.

Selanjutnya, program kredit ultra mikro dengan alokasi dana mencapai Rp1,5 triliun, yang diperuntukkan khusus bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP), dengan maksimal kredit Rp10 juta.

“Kemudian ada dana bergulir yang dikelola LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), alokasinya sebesar Rp1,5 triliun, dengan bunga 7% per tahun untuk usaha simpan pinjam dan bunga 4,5% per tahun untuk usaha sektor riil,” jelasnya.

Damanik: Gedung PLUT Jangan Dialihfungsikan!

Dalam kesempatan penyerahan gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan tersebut, Damanik juga mengingatkan dan mewanti-wanti Pemkab Subang, agar dapat memanfaatkan gedung PLUT semaksimal mungkin untuk pengembangan koperasi dan UMKM, serta jangan pernah mengalihfungsikannya untuk hal-hal lain.

“Jangan sampai gedung PLUT ini dialihfungsikan untuk hal-hal lain. Jangan seperti di daerah lain, ada yang beralihfungsi jadi kantor pemerintah, karena merasa sudah sepenuhnya milik pemkab. Sehingga menjadi temuan BPK,” tegas Damanik.

Bupati Subang, Imas Aryumningsih, mengapresiasi penyerahan gedung PLUT dari pemerintah pusat kepada pemkab. Pihaknya pun mengimbau seluruh dinas/instansi terkait, agar bersinergi dengan PLUT KUMKM.

“Instansi terkait agar sinergis dengan PLUT, supaya pelaku UMKM memiliki nilai tambah usaha untuk bisa naik kelas,” pungkasnya.

Kegiatan ini, turut dihadiri Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kemenkop UMKM Eviyanti Nasution, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar Dudi Sudrajat, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Subang Ugit Sugiana, dan undangan lainnya.

Kegiatan ini diisi berbagai acara, seperti, gelar produk koperasi, lomba kreasi masak nanas, expo pembiayaan dari lembaga pembiayaan, penyerahan NIK (Nomor Induk Koperasi dan IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil) serta sosialisasi rumah pangan dan Pengembangan koperasi.

(Usep)

BERBAGI