Beranda Politik 30 Tahun Jadi PNS, Budi Setiadi Siap Mengabdi Untuk Kemajuan Subang

30 Tahun Jadi PNS, Budi Setiadi Siap Mengabdi Untuk Kemajuan Subang

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Bakal Calon (Balon) Bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Budi Setiadi, menyatakan tekadnya mengabdi lebih luas untuk masyarakat Kabupaten Subang.

Berbekal pengalaman puluhan tahun mengabdi jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan birokrasi pemerintah, mulai dari Pemkab Subang hingga Pemprov Jawa Barat, Budi yakin, mampu membawa Subang ke arah yang lebih baik.

“Saya 30 tahun jadi PNS, seseringnya jadi camat, sampai akhirnya berkarir di Pemprov Jabar. Insya Allah, saya sangat berpengalaman di birokrasi pelayanan publik. Ini menjadi bekal saya untuk mengabdi lebih luas (dengan mencalonkan jadi bupati,red), untuk membawa Subang lebih baik,”ujar Budi, kepada Jabarpress.com,¬†Kamis (22/6/2017).

Menurut pria yang kini menjabat Kabid Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jawa Barat, menjadi seorang pemimpin merupakan kewajiban, karena masyarakat membutuhkannya untuk mengelola urusan publik.

Karena itu, Pemilukada 2018 menjadi kesempatan dan peluang terbaik, untuk mewujudkan kewajiban tersebut, dengan menghasilkan pemimpin harapan rakyat.

“Dengan bekal pengalaman dan sumberdaya yang dimiliki, serta perkenan masyarakat Subang, Insya Allah saya siap maju di pemilukada nanti,”katanya.

Optimistis Diusung PDIP Jadi Cabup

Saat ini, Budi Setiadi termasuk dari tujuh Balon Bupati yang telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yang digelar DPD PDIP Provinsi Jabar beberapa waktu lalu.

Enam balon lainnya, yakni, eks Kepala BPMP Elita Budiarty, politikus Partai Nasdem Atin Supriatin, politikus PKB Wari Maulana, petinggi Polda Jabar Kombes Dedi Junaedi, Ketua DPRD Subang Beni Rudiono, dan Sekretaris DPC PDIP Ating Rusnatim.

Budi sendiri sangat mengapresiasi pelaksanaan fit and proper test tersebut, yang menurutnya layak ditiru oleh parpol-parpol lain.

Sebab, kata dia, mekanisme fit and proper test merupakan salah satu upaya profesional untuk menghasilkan calon-calon pemimpin berkualitas.

“Uji kelayakan dan kepatutan ini, sangat bagus jika dilakukan secara obyektif, saya sangat apresiasi. Jika dilakukan secara profesional, dari proses itu akan terseleksi pemimpin-pemimpin yang baik,”tuturnya.

Dia mengaku, optimistis akan didukung PDIP untuk maju menjadi Cabup pada Pemilukada mendatang.

“Proses uji kelayakannya bagus, banyak materi dan wawasan yang diujikan, termasuk test psikologi. Sepuluh jam lebih saya ikut testnya,”pungkas Budi.

(Usep)

BERBAGI