Beranda Nasional Kasus TKW Een Rohayati, Geprindo Nilai Pemerintah Lalai Urus TKI

Kasus TKW Een Rohayati, Geprindo Nilai Pemerintah Lalai Urus TKI

BERBAGI

Jabarpress.com, Jakarta-Organisasi Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) mendesak pemerintah bergerak cepat untuk memulangkan TKW asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, Een Rohayati.

Organisasi yang bermarkas pusat di Jakarta ini menilai, apa yang terjadi pada Een merupakan kelalaian pemerintah dalam mengurus administrasi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dan melindungi hak-hak mereka.

“Pemerintah harus memiliki regulasi yang dapat melindungi TKI kita di luar negeri. Bentuk kerjasama dengan negara-negara yang membutuhkan tenaga kerja kita harus dapat memastikan TKI mendapatkan haknya. 10 tahun (TKW Een kerja) tanpa gaji, mengapa pemerintah baru tahu sekarang dan itu berdasarkan video viral pengakuan Een bukan hasil investigasi TKI dari kementriaan terkait,”ujar Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo), Bastian P Simanjuntak, dalam keterangan tertulisnya kepada Jabarpress.com, Rabu (21/6/2017).

Selain mendesak pemerintah segera memulangkan Een dan memberikan haknya yang 10 tahun, Geprindo juga meminta pemerintah menyetop eksploitasi TKI.

Bastian menyebut, beberapa kali TKI, terutama TKW, sangat sering mengalami penyiksaan maupun tidak dibayar gajinya. Kasus yang menimpa Een maupun TKI lainnya tidak perlu terjadi, bila pemerintah memiliki visi yang jelas.

Hal ini, kata dia, akibat posisi tawar pemerintah yang tampak lemah di forum Internasional. Pihaknya pun sangat menyayangkan pemerintah tak pernah melakukan tindakan pencegahan, agar kekerasan dan kerugian materi yang dialami TKI, tidak meningkat setiap tahunnya.

“Een Rohayati harus kembali kepada keluarganya di Subang, Jawa Barat, dan Agensinya harus tetap dihukum meski mereka membayar gaji Een yang selama 10 tahun tidak dibayar,”tegas Bastian.

(Usep)

BERBAGI