Beranda Ekonomi Selama Mudik Lebaran, BPJS Permudah Prosedur Pelayanan Kesehatan

Selama Mudik Lebaran, BPJS Permudah Prosedur Pelayanan Kesehatan

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menerapkan kebijakan khusus dalam prosedur pelayanan kesehatan, selama berlangsung arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2017 ini.

Terobosan kebijakan yang berlaku khusus bagi para pemudik ini, yakni, para peserta JKN-KIS dapat langsung berobat ke seluruh rumah sakit terdekat yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, tanpa harus ada rujukan terlebih dahulu, baik kondisinya emergency (darurat) maupun non emergency (non darurat).

“Peserta JKN-KIS yang sedang mudik, dapat berobat di luar wilayah, tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat, dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekaat, yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,”ujar Direktur Pelayanan, Maya Amiarny Rusady, melalui Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan Sumedang-Subang, Rima Sahara, Senin (19/6/2017).

Kebijakan khusus memermudah pelayanan kesehatan bagi para pemudik, yang merupakan bagian program ‘Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan’ ini, berlaku sejak Senin, 19 Juni-2 Juli 2017.

Rima menyebut, kemudahan pelayanan tersebut, merupakan wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam memeroleh pelayanan kesehatan.

Dengan diterapkannya kebijakan yang mengacu pada prinsip portabilitas ini, peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

Karena itu, pihaknya mengimbau, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik, agar selalu membawa Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas).

Dia menegaskan, kebijakan khusus ini hanya berlaku bagi peserta yang sedang mudik dan status kepesertaan aktif. Karena itu, para peserta diharapkan memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran, agar status kepesertaannya selalu aktif.

“Untuk mengecek iuran, bisa melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. Adapun untuk daftar fasilitas kesehatan, dapat melalui telpon ke Care Center 1500400. Kami juga telah menciptakan Aplikasi Mudik yang bisa didownload gratis di Google Play Store, didalamnya berisi nomor-nomor telpon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS, tanya jawab, berbagai informasi dan tips BPJS, serta lokasi-lokasi penting,”tuturnya.

Selain itu, selama libur lebaran, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan melalui telpon Care Center 1500400, untuk mendaftar menjadi peserta, memeroleh informasi, pengaduan, konsultasi, pelayanan administrasi (mutasi dan aktivasi), hingga mengetahui jumlah denda pelayanan.

“Untuk layanan kesehatan Care Center hadir 7X24 jam, sedangkan layanan konsultasi bisa diperoleh Senin-Jumat setiap pukul 07.00-20.00 WIB,”paparnya.

Selanjutnya, dia menambahkan, selama arus mudik, BPJS Kesehatan membuka posko di delapan lokasi, yakni Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten.

Posko-posko yang dibuka mulai 21-24 Juni 2017 ini, menyediakan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, dan sosialisasi program.

Di wilayah Kabupaten Subang sendiri, BPJS Kesehatan tidak membuka posko, karena sudah terintegrasi dengan seluruh posko mudik yang didirikan pemerintah maupun kepolisian.

Adapun untuk pelayanan kesehatan lanjutan di Subang, BPJS sudah bermitra dengan enam rumah sakit, yakni, RSUD Ciereng, RS PTPN, RS Indosehat, RS PMC, RS Mekar Arum dan RS Lanud Suryadarma.

(Usep)

BERBAGI