Beranda Ekonomi & Wisata Ormas Pemuda NU Ziarahi 31 Makam Keramat di Subang, Ini Daftarnya

Ormas Pemuda NU Ziarahi 31 Makam Keramat di Subang, Ini Daftarnya

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, sebanyak 133 generasi muda dari gabungan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, mengadakan ziarah ke berbagai situs dan makam keramat para aulia, yang berada di wilayah Kabupaten Subang.

“Ziarah ini akan berlangsung selama dua hari menjelang puasa, Kamis-Jumat, 25-26 Mei 2017,”ujar Imanudin, salah seorang peserta ziarah, yang juga Bendahara Ormas Rijalul Ansor Jawa Barat.

Dia menyebut, kegiatan ziarah ini diinisiasi oleh H Abrehom, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Musri, yang juga Ketua Rijalul Ansor Subang.

Dengan mengusung tema ‘Merawat Budaya Islam NUsantara’, kegiatan yang dipimpin Kiai Hasan Ruyani, Dai Muda Rijalul Ansor Jabar, dan Kiai Agus Shobirin dari GPK NU tersebut, bertujuan untuk mengenal lebih dekat serta memublikasikan berbagai situs dan makam para aulia (wali-wali Allah) Subang.

“Ziarah makam aulia merupakan wujud mahabbah (rasa cinta) kepada para leluhur serta alim ulama Kabupaten Subang,”ucapnya.

Sejumlah elemen ormas kepemudaan yang mengikuti ziarah situs dan makam para aulia ini, mayoritas berasal dari keluarga besar NU (KBNU). Di antaranya, PW Ansor Jabar diwakili Uung Mashuri selaku Wakil Ketua, Rijalul Ansor Jawa Barat diwakili Imanudin, Rijalul Ansor Subang (H Abrehom), Pagar Nusa, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, dan PMII.

“Selain organisasi kepemudaan NU, turut pula dalam ziarah ini ormas lainnya, seperti KNPI Subang, LSM GMBI Binong, FK-BPD dan Alam Rantjatan dari Kompepar (Komunitas Penggerak Pariwisata),”beber Imanudin.

Dia menerangkan, ada 31 lokasi situs dan makam keramat para aulia yang diziarahi. Yakni, Eyang Aria Wangsa Gofarona (Sagalaherang); Mama KH Muhyidin (Mama Pagelaran Cisalak); Eyang Raden Ranggadipa (Selahaur Pagaden); Nyimas Subang Larang (Nanggerang Binong); dan Syekh Amangkurat (Katomas Pagaden).

Selanjutnya, Mbah Husen (Legonkulon); Mbah Dongdo (Kota Subang); Mbah Alegri (Tegalsari); Syekh Hakim (Tanjungsari); Syekh Kamaludin (Tanjungsari Binong); Mbah Eyang Kawah Sejati (Pagaden); Syekh Musa (Ranggawulung); Syekh Paneteg (Ranggawulung); Mbah Qodir (Cihideung); serta Eyang Suci (Tanjungsiang).

Kemudian, petilasan (situs) Syekh Sukma Sejati (Tanjungsiang); Eyang Keputih (Cisaat Cilimus); Syekh Jalaludin (Palasari Ciater); Darma Agung Syekh Al’Arif (Sagalaherang); dan Raden Kertanegara (Dayeuhkolot Sagalaherang).

Berikutnya, petilasan Nyimas Milasari (Pilang Pamanukan); Mbah Sehan (Pilang Pamanukan); Mbah Sapingping (Darmaga Cisalak); Kifatul Alma (Bojongtanjung Pamanukan); Wali Mataram (At-Tawazun Kalijati); Syekh Khotib Khoer (Mekarwangi Pagaden Barat); Mbah Buyut Gelok (Maranggi Cipunagara); Eyang Mangkunagara (Cupunagara Cisalak); Mbah Dalem Agung Warganaya (Menganti Patokbeusi); Nyi Ronggeng (Menganti Patokbeusi); serta Nyimas Ratu Kawunganten (Cikaum).

(Usep)

BERBAGI