Beranda Daerah Sambut Ramadhan, BI Siapkan Uang Kas Rp150 Miliar di Subang

Sambut Ramadhan, BI Siapkan Uang Kas Rp150 Miliar di Subang

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Menjelang bulan suci Ramadhan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat, menyiapkan uang kas sekitar Rp11-12 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, selama pelaksanaan puasa dan lebaran.

“Uang kas tersebut dititipkan di seluruh bank yang ditunjuk BI (Bank Indonesia) di wilayah Jabar,”ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jabar, Wiwiek Sisto Widayat, usai meresmikan Pembukaan Kas Titipan BI di Kantor Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Subang, Rabu (24/5/2017).

Di Kabupaten Subang, BI memercayakan pengelolaan uang Kas Titipan ini, kepada Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Subang, dengan nilai sebesar Rp150 miliar.

“Pengamatan kami, transaksi masyarakat Subang ini, mencapai Rp15 miliar/hari. Karena itu, pada tahap awal, kas titipan untuk Subang sebesar Rp150 miliar,”katanya.

Pembukaan Kas Titipan BI di Subang merupakan yang ketiga, setelah Serang (Provinsi Banten) dan Sukabumi. Subang dipilih sebagai penyelenggara Kas Titipan BI berdasarkan sejumlah pertimbangan.

Di antaranya, Subang merupakan daerah strategis sebagai daerah transit, yang dilintasi jalur utama pantura; perkembangan PDRB Subang yang mencapai Rp26,9 triliun; perkembangan pengerahan dana pihak ketiga yang mencapai rata-rata Rp3 triliun/tahun; perkembangan pemberian kredit perbankan yang menembus rata-rata Rp4 triliun/tahun; serta, adanya rencana pembangunan pelabuhan berskala internasional di Patimban.

“Selain itu, jumlah perbankan dan infrastruktur perbankan di Subang, cukup memenuhi syarat untuk diselenggarakannya kas titipan, dengan jumlah bank yang beroperasi sebanyak 23 bank umum dari minimal tiga kantor bank yang disyaratkan. Untuk tahap awal, bank yang ikut kegiatan kas titipan sebanyak 18 bank,”papar Wiwiek.

Pimpinan BJB Cabang Subang, Riki Achmad Nurdin, menyampaikan terima kasih kepada pihak BI Jabar, karena diberi kepercayaan (amanah) mengelola uang kas titipan.

Menurutnya, keberadaan kas titipan ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena memudahkan dan mengefektifkan proses transaksi keuangan.

“Sementara ini, uang kas titipan BI untuk diedarkan di Subang sebesar Rp150 miliar. Beroperasinya kas titipan ini, memberikan manfaat besar untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar bagi masyarakat, sekaligus memudahkan masyarakat untuk bertransaksi,”timpal Riki.

Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih, menyebut, beroperasinya kas titipan BI, sangat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi keuangan. Bahkan cukup efektif, karena masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Bandung.

“Kalau ada kas, pencairan bisa lebih mudah. Misalnya, kontraktor proyek enggak perlu menunggu lama untuk mencairkan pembayaran, karena sudah tersedia uang kas di sini, enggak perlu jauh ke Bandung,”imbuh Imas.

Kepala Grup Departemen Pengedaran Uang Kantor Pusat BI, Luctor E Tapiheru, menambahkan, pembukaan kas titipan di Subang, merupakan yang ke-76 di Indonesia.

Pembukaan kas titipan, merupakan amanah UU Nomor 23 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2009, yang menyebutkan, salah satu tupoksi Bank Indonesia adalah mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran; serta UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

“Kas titipan ini, merupakan upaya BI dalam meningkatkan kualitas uang beredar di masyarakat, memberikan edukasi terkait ciri keaslian uang rupiah, sekaligus mengantisipasi melonjaknya permintaan suplai dan transaksi uang kartal di masyarakat,”paparnya.

Pihaknya berharap, program kas titipan BI atau Centralized Cash Network Planning (CCNP) ini, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang layak edar, terutama di daerah-daerah yang sulit terjangkau; meningkatkan perekonomian daerah; serta mewujudkan pengelolaan kas oleh perbankan menjadi lebih efisien, aman dan optimal.

(Usep)

BERBAGI