Beranda Ekonomi Dahana-Polda Jabar Kompak Perketat Distribusi Bahan Peledak

Dahana-Polda Jabar Kompak Perketat Distribusi Bahan Peledak

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-PT Dahana (Persero) bekerjasama dengan Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat menggelar acara bimbingan teknis dan penyegaran tentang bahan peledak komersial, di Gedung Dayang Sumbi, Sari Ater, Kecamatan Ciater, Kamis (18/5/2017).

Kegiatan diikuti sekitar seratus peserta, terdiri dari end user, pelaku jasa gudang, jasa ledak, dan jasa angkut handak yang berada di wilayah Jawa Barat.

Direktur Operasi PT Dahana (Persero), Bambang Agung, menyebut, kegiatan bertajuk silaturahmi ini merupakan bagian dari saling mengingatkan bagaimana menangani bahan peledak.

“Kita perlu penyegaran, terkadang karena terlalu sering bersentuhan dengan bahan peledak, ditakutkan kita lalai dalam penanganannya. Kami (Dahana) bekerjasama dengan Polda ingin kembali mengingatkan aturan dan regulasi bahan peledak,”ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya.

Direktur Intelkam Polda Jabar, Kombes R. Rudy Marfianto, mengingatkan, semua pihak yang terlibat dalam bahan peledak, agar memenuhi aturan yang ada dan memerhatikan sejumlah hal penting, seperti menjaga bahan peledak di gudang.

“Jangan sampai bahan peledak hilang, dicuri, ini sangat fatal akibatnya,”katanya.

Dirinya mengajak semua pihak untuk peka terhadap lingkungan sebagai bentuk kewaspadaan. Semua tamu yang datang harus tercatat dalam buku tamu. Begitupun setiap barang yang keluar dari gudang handak, harus tercatat dalam buku berita acara dengan melibatkan pihak kepolisian sebagai saksi.

“Setiap bahan peledak yang keluar, harus dicek, libatkan pihak kepolisian untuk mengecek setiap bahan peledak yang keluar,”tuturnya.

Rudy juga mengingatkan end user, jika perusahaannya tutup, perlu memerhatikan gudang bahan peledaknya.

“Perhatikan bahan peledaknya, kalau tidak dialihgunakan, maka harus dimusnahkan,”tegasnya.

Berkaca kepada beberapa peristiwa yang pernah terjadi, seperti hilangnya bahan peledak di perjalanan atau hilangnya bahan peledak di gudang, dia mengingatkan hal tersebut harus menjadi pelajaran untuk semua pihak.

“Kita perlu menjaga kondusivitas negara, karenanya kita harus ikut serta menjaga bahan peledak yang kita tangani, jangan sampai jatuh pada tangan yang tidak bertanggungjawab,”pungkas Rudy.

(Usep)

BERBAGI