Beranda Hukum Terbukti Bersalah, Ini Tuntutan Jaksa KPK ke Penyuap Walikota Cimahi

Terbukti Bersalah, Ini Tuntutan Jaksa KPK ke Penyuap Walikota Cimahi

BERBAGI

Jabarpress.com, Cimahi-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut dua terdakwa penyuap Walikota Cimahi, Atty Suharti, yakni Triswara Dhanu Brata alias Ade dan Hendriza Soleh Gunadi alias Ari, dengan hukuman tiga tahun penjara.

Dalam sidang tuntutan perkara korupsi Pasar Atas Cimahi senilai Rp135 miliar, yang digelar Rabu (12/4/2017) di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Sri Mumpuni, kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah.

“Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, sebagaimana diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP, dengan tuntutan tiga tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp150 juta,”ujar JPU KPK, Ronald F Worotikan.

Sebelum membacakan tuntutan, tim JPU KPK mengungkapkan hal yang memberatkan dan meringankan bagi kedua terdakwa. Adapun hal yang memberatkan, yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Sedangkan hal meringankan, yakni kedua terdakwa berlaku sopan selama persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya, belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga.

Pasca pembacaan tuntutan, kedua terdakwa menyatakan sepakat mengajukan pledoi atau pembelaan, yang akan diajukan kuasa hukum pada pekan depan.

Sebanyak 30 saksi sudah dihadirkan oleh jaksa dalam perkara korupsi tersebut. Diketahui, Triswara merupakan Direktur PT Swara Maju Jaya. Adapun Hendriza merupakan General Manager PT Swara Maju Jaya.

Red

BERBAGI