Beranda Ekonomi Minim Peminat, Bisnis Perumahan Mewah di Jabar Meredup

Minim Peminat, Bisnis Perumahan Mewah di Jabar Meredup

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung-Para pengusaha properti di Jawa Barat, mengeluhkan lesunya bisnis perumahan untuk kalangan menengah ke atas.

Selain tingginya harga jual tanah, minimnya peminat menjadi salah satu penyebab meredupnya geliat bisnis perumahan ‘mewah’ ini.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Jawa Barat, Irfan Firmansyah, menyebut, sejak 2017, para pengusaha yang bergerak di bidang properti, kesulitan memasarkan perumahan untuk kelas elit ini. Bahkan, dalam satu bulan, terkadang tak ada samasekali pesanan yang masuk.

Menurut dia, kondisi itu berlangsung sejak dua tahun lalu, dan semakin parah di satu tahun terakhir.

“Penurunan peminat terjadi kurun waktu 2015-2016, khususnya untuk pasar menegah ke atas. Sampai sekarang, kondisinya malah kian menurun,”ujar Irfan.

Di tahun 2017 ini, para pengusaha properti mencoba mengandalkan peruntungan pada bisnis perumahan sederhana, untuk kelas menengah ke bawah.

Namun, bisnis ini bukan tanpa risiko. Pasalnya, besaran harga jual tanah memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan rumah kelas menengah ini.

“Sebetulnya, masalahnya bukan di konsumen, karena peminat perumahan sederhana ini, cukup baik. Cuma ketersediaan harga dasar tanah jadi kendala,”katanya.

Dia menambahkan, peminat perumahan sederhana relatif masih bagus. Berdasarkan data Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (AP2ERSI) misalnya, dalam satu bulan, masih ada permintaan di kisaran 20-25 unit, untuk perumahan menengah ke bawah.

“Yang sulit itu (perumahan) untuk menengah ke atas, terkadang enggak ada samasekali peminatnya,”pungkasnya.

Red

BERBAGI