Beranda Hukum Curi Motor Dinas Polres, Oknum Polisi Dicokok

Curi Motor Dinas Polres, Oknum Polisi Dicokok

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Aparat Satreskrim Polres Subang mencokok dua pencuri empat unit motor dinas milik Satuan Sabhara jenis Kawasaki KLX.
Salah satu pelaku, Bripda S, 25, warga Kecamatan Pagaden, diketahui merupakan anggota Dalmas Polres Subang. Sedangkan pelaku lainnya, Ek, 28, warga Kecamatan Pagaden.

Informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus ini, bermula ketika Kasat Sabhara, AKP Usep Deni, melakukan pengecekkan kendaraan bermotor dinas sabhara, Kamis, 23 Maret 2017, pukul 08.30 WIB, bertempat di barak Dalmas.

Saat itu, terungkap ada empat unit motor dinas Kawasaki KLX yang tidak diketahui keberadaannya, diduga hilang. Kasat pun kemudian berkoordinasi dengan aparat reskrim untuk melakukan penyelidikkan.

Hasilnya, petugas berhasil menciduk dua pelaku, yang diduga mencuri kendaraan dinas tersebut.

“Salah satu pelaku, Bripda S, merupakan anggota dalmas, sudah diamankan bersama pelaku lainnya,”ujar Kasubbag Humas Polres Subang, AKP Udi Sahudi.

Berdasarkan pemeriksaan diketahui, pelaku mengambil motor dengan menggunakan kunci kontak yang menempel di kendaraan tersebut. Kemudian pelaku merubah warna kendaraan menggunakan pilox, dan merusak plat nopol dinas.

Menurut dia, pelaku menjalankan aksinya sejak awal Februari 2017 lalu, dan hingga tertangkapnya sudah empat kali melakukan pencurian di barak (mess) dalmas.

Pertama, awal Februari lalu sekitar pukul 20.00 WIB sewaktu sedang melaksanakan piket malam, tersangka Bripda S dibantu Ek mengambil satu unit Kawasaki KLX warna abu-abu, lalu menjualnya kepada De alias Dompet, warga Pagaden, seharga Rp9 juta.

Kedua, awal Februari sekitar pukul 18.00 WIB, S dibantu Ek kembali mengambil satu unit Kawasaki KLX abu-abu, lalu menjualnya kepada Am alias Aceng, warga Pagaden, senilai Rp7,2 juta.

Am sempat dijanjikan oleh pelaku akan mendapat BPKB/STNK motor tersebut. Am kemudian menjual motor yang dibelinya ini kepada warga Pati Jawa Tengah, melalui sistem online.

Ketiga, masih di bulan Februari, sekitar pukul 17.30 WIB, pelaku S dibantu Ek mengambil satu unit motor Kawasaki KLX, lalu menjualnya ke Am alias Aceng sebesar Rp8 juta. Am lantas menjualnya ke orang lain via online.

Dan keempat, pada Minggu, 12 Maret 2017 lalu, sekitar pukul 18.00 WIB, S dibantu Ek kembali mengambil satu unit Kawasaki KLX dan menjualnya kepada Jo, warga Pamanukan, seharga Rp6 juta.

Selain mengamankan empat unit motor KLX, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, di antaranya, spion, lampu motor, plat nopol dinas yang sudah terpotong-potong, jok motor, knalpot, pilox dan spidometer.

“Kasus ini masih dilakukan pengembangan, dan dua pelaku sudah diamankan untuk diproses hukum,”pungkasnya.

Red

BERBAGI