Beranda Daerah Waduh..1.000 Warga Subang Tertipu Calo

Waduh..1.000 Warga Subang Tertipu Calo

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-AAR, seorang calo tenaga kerja yang berhasil diringkus Aparat kepolisian dari satuan Reskrim Polres Subang pekan lalu berhasil memperdaya sejumlah 1.005 calon tenaga kerja. Dari Setiap calon tenaga kerja, pelaku setidaknya berhasil meraup uang Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. 

“Dengan asumsi terkecil Rp 500 ribu saja per orang, maka tersangka setidaknya meraup uang Rp 500 juta,”ungkap Kasatreskrim Polres Subang AKP Dadang Garnadi. 

Tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan terancam kurungan empat tahun penjara. 

Sebelumnya, pelaku berhasil diamankan oleh Polres Subang setelah kedapatan memungut sejumlah uang calon pekerja yang akan bekerja di PT. Indo Safety Manufacture (ISM) di sebuah hotel di kota Subang, 2 Maret 2017 lalu. 

Pelaku calo yang melakukan aksi pungutan kesejumlah calon tenaga kerja di perusahaan yang beralamat di Kecamatan Cibogo, Subang ini berhasil ditangkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari seorang warga Yogyakarta berinisial MAY.

Dia mengaku kepada polisi bahwa dirinya telah mengajukan lamaran pekerjaan ke PT ISM melalui terlapor, dan dirinya diminta uang sebesar Rp 1.000.000. Karena MAY percaya uang itu diberikan kepada terduga calo yang berinisial AAR.
Kepada MAY, terduga calon AAR yang merupakan warga Subang itu mengaku sebagai Lawyer dari owner PT ISM. AAR sempat beberapa kali menyampaikan tentang waktu dimulainya pekerjaan, namun ketika sampai diwaktu yang dijanjikan, ternyata tidak ada pekerjaan dan kembali AAR menjanjikan lagi waktu lain.

Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistionto Wahid, melalui Kasat Reskrim AKP Dadang Garnadi, menyatakan terduga pelaku calo yang mengaku kepada ratusan tenaga kerja sebagi orang dekat owner PT ISM. Sehingga membuat para calon tenaga kerja itu harus menyerahkan sejumlah uang kepada terlapor ini.

“Padahal terlapor tidak pernah mendapatkan mandat dan tidak pernah memiliki hubungan kerja sama dengan pihak manajemen PT ISM dalam perekrutan karyawan,” kata AKP Dadang Garnadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan (BAP) yang dilakukan terhadap para saksi dan tersangka, terduga pelaku calo tenaga kerja tersebut memang tidak ada kaitannya dengan manajemen PT ISM.

“Memang setelah dilakukan penelusuran ke perusahan. Saat ini memang terdapat penerimaan calon tenaga kerja, namun proses perekrutan dilakukan oleh bagian HRD, pelaksanaan dilakukan secara langsung di PT ISM dan tidak pernah melakukan kegiatan di luar PT ISM,”tuturnya.

Saat diamankan pada hari kamis 2 maret 2017 sekitar jam 14.00 Wib tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti dokumen lamaran pekerjaan, lembaran kwitansi dan barang bukti lainnya.

Wartakini.co

BERBAGI