Beranda Ekonomi & Wisata Ikut Ekskul Renang, Siswi SMA di Purwakarta Malah Tewas

Ikut Ekskul Renang, Siswi SMA di Purwakarta Malah Tewas

BERBAGI

Jabarpress.com, Purwakarta-Nasib tragis dialami Mimin, 16, warga Desa Legokhuni Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

Siswi Kelas XI SMAN 1 Wanayasa ini, meninggal dunia saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) renang, di sebuah kolam renang ternama di kawasan Sukamanah Kecamatan Bojong.

Diduga, korban tewas akibat tenggelam, ketika sedang mengikuti kegiatan ekskul sekolahnya, yang berlangsung Sabtu pagi, 4 Maret 2017.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis bermula, ketika korban hendak mengikuti ekskul renang yang digelar oleh pihak sekolah, di sebuah kolam renang kawasan Kecamatan Bojong.

Saat berangkat ke lokasi, korban diantar oleh kakaknya, Siti, menggunakan sepeda motor. Tiba di lokasi, korban langsung bergabung bersama rekan-rekannya, dan masuk ke arena kolam renang.

“Saat itu, saya (Siti) nunggu di luar, di tempat loket masuk, bersama guru pembimbing. Sedangkan adik saya (korban) masuk ke dalam (arena kolam renang) bareng temen-temennya untuk ikut kegiatan,”tutur kakak korban, Siti, kepada Jabarpress.com, Senin, 6 Maret 2017.

Selang beberapa saat kemudian, kegiatan ekskul tersebut selesai, dan teman-teman korban tampak keluar dari lokasi kolam renang. Namun, Siti mengaku heran, karena tidak melihat korban ikut keluar.

Siti sempat menanyakan ihwal keberadaan korban kepada beberapa rekannnya.

“Saya sempat nanya juga ke temen-temen dia (korban). Katanya, dia (korban) sedang ganti pakaian. Lalu saya tungguin di luar (areal kolam),”ujarnya.

Selanjutnya, Siti menuturkan, ketika sedang menunggu korban, tiba-tiba dirinya mendengar keributan di dalam areal kolam, bahwa ada seorang siswi pingsan. Karena penasaran, dirinya lalu masuk ke areal lokasi, dan mendapati jika siswi yang pingsan itu, ternyata adiknya.

“Pas masuk ke dalam, ternyata (siswi) yang pingsan itu adik saya (Mimin). Kondisinya basah kuyup kayak habis kejebur ke air,”ucapnya.

Kemudian, dia bersama pengelola kolam renang, langsung membawa korban ke tempat praktek seorang mantri khitan. Namun, oleh mantri tersebut, korban diminta untuk dibawa pulang. Begitu tiba di rumah, korban sudah tidak bernyawa.

Pihaknya menduga, korban sudah meninggal di lokasi kolam renang. Dirinya, juga curiga, korban meninggal akibat tenggelam. Karena sebelumnya, tidak memiliki riwayat penyakit.

“Sepertinya, adik saya sudah meninggal di lokasi kejadian. Tapi saya heran, kok malah dibawanya (korban) ke mantri khitan, bukan ke puskesmas. Kata guru, puskesmasnya tutup,”beber Siti.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Nunu Nugraha, didampingi Guru Olahraga (Guru Pembimbing Ekskul), Dede, membenarkan korban meninggal.

Namun, pihaknya menduga, korban meninggal akibat menderita penyakit ayan. Sebab, saat rekan-rekannya mengikuti kegiatan ekskul renang, korban tidak ikut.

“Jadi, kemungkinan dia (korban) meninggal karena ayan, bukan (akibat) tenggelam,”imbuhnya.

Sementara itu, Pengelola Kolam Renang Jaya Tirta Abadi Desa Sukamanah Kecamatan Bojong, belum memberikan tanggapannya, ihwal kejadian yang dialami Mimin.

Redaksi

BERBAGI