Beranda Daerah Minim Kontribusi, Warga Desa Sindangsari Tagih Pertamina

Minim Kontribusi, Warga Desa Sindangsari Tagih Pertamina

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Warga Desa Sindangsari Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, mengeluhkan minimnya kontribusi PT Pertamina, terhadap daerah mereka.

Padahal, perusahaan pelat merah tersebut memiliki sedikitnya dua sumur eksplorasi minyak di Kecamatan Cikaum. Satu sumur di antaranya, berlokasi di Desa Sindangsari.

“Sejak 2014 lalu, sumur eksplorasi itu sudah ada di sini (Desa Sindangsari), bahkan informasinya sudah mulai memproduksi minyak. Tapi, sebagai daerah penghasil, desa kami belum dapat apa pun (dari Pertamina),”keluh Kades Sindangsari, Saepudin.

Pihaknya yakin, sumur eksplorasi tersebut sudah berproduksi. Sebab, pada 2015 silam, sempat terjadi insiden kebocoran minyak di pipa penyalur, yang melintang di atas Sungai Ciasem, kawasan perbatasan Desa Cikaum Timur dengan Tanjungsari Timur.

“Saat itu, kebocoran langsung diperbaiki sama beberapa petugas, kayaknya dari Pertamina. Mereka ke lokasi bawa mobil. Dengan adanya kebocoran pipa, artinya sumur itu sudah produksi. Tapi, pihak Pertamina sendiri menyangkal sumurnya sudah produksi,”bebernya.

Karena yakin sudah berproduksi, dia bersama warganya memberanikan diri ‘menagih’ komitmen Pertamina terhadap lingkungan, khususnya Desa Sindangsari selaku daerah penghasil.

Sebab, sebut dia, daerah penghasil lainnya, seperti Desa Cidahu dan Dangdeur, sudah merasakan banyak manfaat dari kehadiran Pertamina, melalui penyaluran dana CSR, baik berupa perbaikan infrastruktur jalan atau berbagai bantuan kepada warga setempat.

“Tapi sejauh ini, daerah kami, selaku penghasil, belum ikut menikmati manfaatnya,”katanya.

Dia mengaku, sudah beberapa kali mengusulkan bantuan kepada Pertamina, agar mengeluarkan CSR untuk daerahnya. Namun hingga kini, usulan tersebut belum direspon.

“Belum ada respon, belum ada realisasi. Mereka (pihak Pertamina) beralasan, karena sumur Sindangsari belum memproduksi minyak,”ucap Saepudin.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Perwakilan Humas Pertamina EP Field Subang, Erry Ridwan, mengaku, belum dapat memproses pengajuan dari Desa Sindangsari. Karena sumur eksplorasinya belum berproduksi.

“Sindangsari sumurnya tidak berproduksi,”katanya.

Pihaknya, juga menyangkal pipa penyalur minyak di wilayah Kecamatan Cikaum, pernah mengalami kebocoran di 2015 lalu.

“Yang ada (kebocoran) di Desa Cikaum sekitar tahun 2016. Tapi sudah kita selesaikan,”timpalnya.

BERBAGI