Beranda Jabar Dishutbun Jabar Gelar FGD, Nilai Tukar Petani Juga Dibahas

Dishutbun Jabar Gelar FGD, Nilai Tukar Petani Juga Dibahas

BERBAGI
Gedung Sate, Pusat pemerintahan Propinsi Jawa-Barat

Bandung-  Ingin meningkatkan kinerja menjadi lebih baik Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) evaluasi kinerja tahun 2016 dan sinkronisasi pelaksanaan kegiatan tahun 2017 bertempat di Ruang Rapat Lt. III Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Jl. Surapati No. 67 Bandung belum lama ini

Dihadiri para pejabat teras di Dishutbun Jabar kegiatan ini dibuka dengan presentasi Dedi Sutardi Sekretaris Dinas kehutanan dan Perkebunan Propinsi Jawa-Barat dan para pejabat lainnya

Para peserta kegiatan terlihat antusias sehingga terjadi dialog konstruktif yang dialogis dengan para pemateri. Kepala Dishutbun Jabar Arief Santosa dalam kesempatan tersebut berpesan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan setiap tahun,

“Kalau memungkinkan, FGD sebaiknya dilakukan minimal satu semester sekali, sementara evaluasi capaian kinerja sedapat mungkin setiap triwulan, ujarnya.

Arief juga menyampaikan kegiatan FGD akan mendorong sinergitas antar bagian atau bidang di Dishutbun jabar dan akan berdampak sangat positif

“agar koordinasi antar bidang dan UPTD lebih diintensifkan, karena kegiatan yang diemban Dinas Perkebunan seyogiyanya saling berkaitan antar bidang dan saling mendukung mulai dari hulu hingga hilir,” katanya

Bahkan Arief memberikan Pesan khusus kepada semua pejabat struktural yang hadir agar tetap berupaya untuk meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur yang harus diwujudkan OPD lingkup pertanian, apalagi NTP tersebut merupakan salah satu kontrak kerja yang dituangkan dalam Perjanjian Kinerja (PK) eselon II (Kepala Dinas Perkebunan) terhadap Kepala Daerah Jawa Barat (Gubernur

M. Ridwan

BERBAGI