Beranda Hukum Tukar Guling Lahan Pemkab Tuntas, Kasus Dugaan Suap Taekwang Selesai?

Tukar Guling Lahan Pemkab Tuntas, Kasus Dugaan Suap Taekwang Selesai?

BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Proses ruislag (tukar guling) lahan milik Pemkab Subang seluas 9.640 M2, yang akan digunakan lokasi pabrik sepatu milik PT Taekwang Industrial di Kecamatan Cibogo, akhirnya tuntas.

Lahan dengan sertifikat nomor 71 tahun 1990 itu, resmi ditukar guling dengan tanah HGB PT Taekwang seluas 30.000 M2, atau luas tiga kali lipat, sesuai ketentuan UU.

Peresmian perjanjian ruislag antara pemkab dengan perusahaan milik Korea Selatan (Korsel), yang sempat menuai kontroversial selama beberapa tahun tersebut, ditandatangani oleh Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih, di Ruang Rapat Bupati, Selasa, 7 Februari 2017.

Penandatanganan ruislag disaksikan Ketua DPRD Beni Rudiono, Presiden Direktur PT Taekwang Industrial Yim Man Gyu, dan unsur terkait lainnya.

Dengan penandatanganan tersebut, pemkab mengklaim, polemik ruislag lahan pemerintah dan kasus dugaan suap Rp7 miliar dari PT Taekwang, selesai.

“Semuanya telah selesai, tak ada lagi gunjang ganjing. Ini semua bukti kekuatan kita bersatu dengan seluruh muspida. Semua su’udonisme (prasangka), yaitu uang mengalir ke Dewan (DPRD) Rp7 miliar karena ada manipulasi sewa PT Taekwang, sudah tuntas. Ke depan, isu-isu harus diwaspadai, jangan dikonsumsi mentah-mentah,”ujar Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono.

Plt Bupati Imas Aryumningsih menyebut, permasalahan sengketa Taekwang yang seolah-olah tidak ada penyelesaian, akhirnya tuntas.

Dirinya berharap, melalui ruislag tersebut, pabrikan asal Korsel ini diminta lebih maju dan lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat Subang.

“Saya minta warga Subang yang bekerja di Taekwang dibantu asuransi kesehatannya, sediakan juga sarana ruang ASI dan ibu menyusui. Juga terpenting, pembuangan limbah jangan sampai mencemari lingkungan,”tegas Imas.

Presiden Direktur PT Taekwang Industrial, Yim Man Gyu, memastikan, 12.000 karyawannya akan tetap menjaga nasionalisme Indonesia, meski mereka bekerja di perusahaan asing.

“Taekwang memang perusahaan dari Korea, tapi Taekwang juga milik Subang, milik Indonesia. Dan kami pastikan, mereka tetap mencintai negerinya,”imbuhnya. (Redaksi)

BERBAGI