Beranda Politik Salut.. Partai Gerindra Rayakan Ultah ke-9 Bersama Kaum Miskin

Salut.. Partai Gerindra Rayakan Ultah ke-9 Bersama Kaum Miskin

BERBAGI

Jabarpress.com, Bandung –Memasuki usia ke-9 tahun, DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat merayakannya dengan sederhana, tanpa hingar bingar dan jauh dari gemerlap pesta pora kemewahan.

Bahkan, partai besutan H Prabowo Subianto ini, justru merayakannya bersama kaum miskin, melalui kegiatan bakti sosial pembagian sembako untuk warga tak mampu, kerja bakti di lingkungan sekretariat, diakhiri dengan potong tumpeng dan doa bersama.

“Sesuai arahan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Bapak Prabowo Subianto, agar perayaan dilangsungkan secara khidmat dan sederhana, sebagai bentuk empati dan refleksi keprihatinan partai di tengah kesulitan hidup dan berbagai permasalahan yang menerpa bangsa,”ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Ricky Kurniawan, Lc.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar ini, menyebut, tasyakur partainya yang ke-9 tahun, digelar serentak di seluruh Indonesia pada 6 Februari 2017 ini.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Partai Gerindra telah memasuki usianya yang ke-9. Peringatan hari ulang tahun ini, sesungguhnya adalah momentum untuk berkontemplasi dan introspeksi. Partai ini lahir dari gagasan dan cita-cita besar anak bangsa seperti H Prabowo Subianto, DR. Fadli Zon, Ir. Suhardi (Alm), Ahmad Muzani dan banyak tokoh-tokoh nasional juga daerah lainnya,”bebernya.

Karena itu, DPD Partai Gerindra Jabar yang saat ini dipimpin H Mulyadi Syurdy, memeringati kelahirannya dengan sederhana, tanpa pesta mewah. Sebab, partai ini lahir dari keprihatinan terhadap paradoks yang terjadi di negeri ini.

Ricky mengatakan, kesamaan spirit dan semangat untuk melakukan perubahan secara konstitusional, akhirnya melahirkan sebuah partai progresif yang bernama Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

Sembilan tahun adalah usia yang relatif muda. Namun, sudah cukup matang untuk berkembang menjadi partai besar, mandiri dan modern, itulah yang menjadi harapan.

“Para pemimpin daerah mulai bermunculan dari Partai Gerindra. Meski belum banyak, namun cukup membanggakan, diantarnya adalah Kang Emil atau Kang Ridwan Kamil Walikota Bandung,”ucapnya.

Selanjutnya, dia menyebut, Gerindra yang ikut kontestasi demokrasi pada tahun 2009, sukses meraih peringkat ke-8, dan pada 2014 lalu, menjadi partai ketiga besar di Indonesia, dengan kenaikan suara yang cukup signifikan hingga mencapai 300 persen. Perolehan suara sebesar ini, membuktikan kepercayaan masyarakat semakin besar terhadap Partai Gerindra.

“Bahkan di Jawa Barat, Bapak H Prabowo Subianto selalu Ketua Umum Gerindra berhasil memenangkan suara terbanyak pada Pilpres yang lalu. Maka tidak berlebihan, jika kami memiliki harapan besar di Jawa Barat,”paparnya.

Konsisten Jadi Partai Oposisi

Ricky menegaskan, pada momentum tasyakur ke-9, partainya tetap konsisten memerjuangkan cita-cita politik, dengan tetap mengambil jalur partai oposisi, untuk mengawasi dan mengkritisi jalannya pemerintahan. Namun, dengan tetap mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang baik dan pro rakyat.

“Tapi, jika kebijakannya sudah tidak baik, kami akan kritisi. Semua ini tentu dengan segala konsekwensinya. Sebagai partai oposisi, kami tentu tidak mendapat jatah menteri dan minim fasilitas. Karena itu, kami bertekad menjadi partai mandiri dengan mendirikan berbagai usaha di bidang perekonomian, seperti KGN (Koperasi Garudayaksa Nusantara), usaha Travel Umroh dan Haji, dan sebagainya. Adapun di bidang sosial, kami membuka klinik-klinik gratis yang mulai bertebaran di seluruh Indonesia,”ungkapnya.

Siap Capreskan Prabowo pada Pilpres 2019

Selanjutnya, Ricky memastikan, pada Pilpres 2019 nanti, partainya bertekad kembali mencalonkan H Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. Sebab, hingga kini, ketokohan Prabowo sangat berpengaruh besar pada kadernya.

Begitu pula, jiwa kepemimpinan, semangat patriotik, keberanian, jiwa kenegarawanan dan pandangannya yang visioner, menjadi inspirasi para kader, simpatisan serta rakyat yang memilihnya.

“Beliau (Prabowo) juga selalu mengingatkan, bahwa kader Gerindra bukanlah politikus, melainkan pejuang politik. Sebab, istilah politisi atau politikus telah terdegradasi oleh stigma busuk. Karena itu, enggak berlebihan, jika kami selaku kader partai, secara tegas, bersepakat untuk mendukung kembali pencalonan beliau (Prabowo) menjadi Presiden RI pada Pilpres 2019 nanti. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, melindungi bangsa ini, semoga Partai Gerindra istiqomah dalam memerjuangkan kepentingan bangsa di bawah bingkai NKRI. Maju, Besar dan Sejajar. Salam Indonesia Raya,”pungkasnya. (Redaksi)

BERBAGI