Beranda Daerah Proyek Gedung IBS RSUD Rp8,3 Miliar Jadi Temuan BPK, Ini Tanggapan Sekda

Proyek Gedung IBS RSUD Rp8,3 Miliar Jadi Temuan BPK, Ini Tanggapan Sekda

560
0
BERBAGI

Jabarpress.com, Subang-Diduga bermasalah, pembangunan gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) di kompleks RSUD Kelas B Subang, menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Informasi yang dihimpun, proyek senilai Rp8,328 miliar yang dilaksanakan oleh kontraktor PT KBMP ini, dibiayai APBD Tahun Anggaran 2016.

Pelaksanaan proyek itu disebut tidak jelas penyelesaiannya, sehingga kontraktor dikenakan denda keterlambatan minimal sebesar Rp400 juta.

Namun, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, dikabarkan belum juga menagih denda keterlambatan itu.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, HM Abdurakhman, membenarkan, proyek pembangunan gedung IBS RSUD, jadi temuan BPK.

“Proyek itu memang jadi temuan BPK,” ujar Abdurakhman, kepada Jabarpress.com, usai rapat paripurna DPRD Subang dengan agenda Pembentukan Pansus Revisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Subang, Selasa (28/11/2017).

Sekda menyebut, semula, proyek itu menjadi temuan BPK, karena dianggap pelaksanaan pekerjaannya tidak tepat waktu sesuai perjanjian di dokumen kontrak, alias menyeberang ke tahun berikutnya.

Namun setelah dijelaskan, ternyata ‘keterlambatan’ proyek itu hanya diakibatkan proses administrasi, karena adanya pergantian kepemimpinan.

Kendati begitu, tutur dia, masih akan dikaji mengenai keharusan mengembalikan uang denda dari proyek senilai Rp8,3 miliar tersebut.

Abdurakhman menegaskan, jikapun harus ada pengembalian uang sebagai denda, biasanya pihak yang mengembalikan adalah perusahaan pemenang tender.

“Kalau mengembalikan (uang), nanti dikaji dulu temuan BPK-nya, siapa yang harus mengembalikan? Apakah direkturnya, itu pun apakah direktur yang lama atau yang baru. Tapi biasanya yang harus mengembalikan itu pengusahanya, perusahaan yang memenangkan tender. Untuk lebih jelasnya, informasi bisa ke Irda, sebab yang menindaklanjuti temuan BPK itu Irda,” pungkas Sekda.

(Usep)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here