Beranda Ekonomi Proyek Pelabuhan Patimban Dibiayai Dana Pinjaman Jepang Senilai Rp14 Triliun

Proyek Pelabuhan Patimban Dibiayai Dana Pinjaman Jepang Senilai Rp14 Triliun

225
0
BERBAGI

Jabarpress.com, Jakarta-Bupati Subang, Imas Aryumningsih, menghadiri penandatanganan perjanjian pinjaman dana proyek pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban antara Kementerian Keuangan dengan Japan International Coorporation Agency (JICA) di Aula Djuanda 1 Kementerian Keuangan Jl. Dr. Wahidin Raya No. 1 Jakarta, Rabu  (15/11/2017).

Penandatanganan yang dilakukan oleh Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu, Robert Pakpahan, dan Chief Representative JICA Indonesia Office ini, disaksikan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Senior Vice President JICA Syinya Ejima.

Total nilai pinjaman dana dari konsorsium perusahaan Jepang atau JICA tersebut, mencapai JPY 127.215 atau setara Rp15,2 triliun.

Pinjaman senilai belasan triliun rupiah ini, terbagi dalam dua proyek, yakni pembangunan world class university with entrepreneurial spirit di Universitas Gajah Mada (UGM) senilai Rp900 miliar dan pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban fase 1 senilai JPY 118.209 atau setara Rp14,3 triliun.

“Alhamdulillah, pembangunan Pelabuhan Patimban telah ada kemajuan dengan diluncurkannya anggaran, dan rencananya April 2018 sudan mulai action,”ujar Bupati Imas Aryumningsih, saat menyampaikan sambutan di hadapan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan petinggi JICA.

Imas mengaku, harus menyiapkan segalanya, terutama SDM, agar warga Subang tidak hanya menjadi penonton. Dia pun berharap, pemerintahan di Subang dari mulai Desa, Camat dan Dinas untuk selalu mengawasi proyek ini sampai selesai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, pinjaman dari JICA merupakan pinjaman tahap awal, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan akses jalan pelabuhan sepanjang 8,1 km, terminal, jembatan dan back-up area pelabuhan.

Pelabuhan Patimban juga akan menjadi alternatif bagi industri sekitarnya yang akan memperkuat aktivitas ekonomi.

“Rencananya pelabuhan baru Patimban ditargetkan soft opening pada Maret 2019,”kata Sri Mulyani.

Masa Pembayaran Pinjaman 40 Tahun

Dia menjelaskan, pembangunan pelabuhan tersebut akan banyak menggunakan teknologi Jepang, sehingga pinjaman untuk kegiatan ini memanfaatkan fasilitas special terms for economic partnership (STEP).

“Tingkat bunganya menggunakan bunga tetap sebesar 0,1 % per tahun dengan masa tenggang 12 tahun dan masa pembayaran kembali 28 tahun, sehingga totalnya 40 tahun,”pungkas Sri Mulyani.

(Usep)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here